Virus Corona

Ulas Upaya Indonesia Lawan Corona, Ali Ngabalin Ungkap Alasan China Berhasil: Negara Komunis

Ali Ngabalin menjelaskan bahwa perbedaan sistem pemerintahan antara China, dan Indonesia menjadi pembeda cara kedua negara tersebut menangani Corona.

youtube tvOneNews
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan alasan China bisa berhasil cepat mengatasi Corona, Selasa (31/3/2020) 

TRIBUNWOW.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menanggapi terkait pelaksanaan pembatasan sosial di Indonesia dalam rangka pencegahan penyebaran Corona'>Virus Corona (Covid-19).

Ngabalin menjelaskan efektivitas pembatasan sosial bergantung kepada kedisiplinan rakyat mematuhi anjuran dari pemerintah.

Dikutip dari YouTube tvOneNews, Selasa (31/3/2020), awalnya Ngabalin memaparkan sejumlah langkah pemerintah yang terbukti berhasil menerapkan physical distancing.

Warga RT 02 RW 03 Keluraham Lomanis, Cilacap Tengah bekerja bakti menerapkan status local lockdown di lingkungan permukiman mereka, Minggu (29/3/2020).
Warga RT 02 RW 03 Keluraham Lomanis, Cilacap Tengah bekerja bakti menerapkan status local lockdown di lingkungan permukiman mereka, Minggu (29/3/2020). (Muhammad Yunan Setiawan/Tribun Jateng)

 

Maksud Pembatasan Sosial Berskala Besar, Kebijakan yang Diterapkan Jokowi untuk Atasi Virus Corona

Ia mencontohkan adanya penerapan bekerja, dan belajar dari rumah.

"Langkah-langkahnya adalah di seluruh pabrik-pabrik, kemudian sekolah juga diliburkan, ujian nasional dimundurkan," papar Ngabalin.

"Kemudian ada upaya untuk social distancing, physical distancing, dan seterusnya."

"Upaya untuk menjaga jarak, dan lain-lain," lanjutnya.

Ngabalin lanjut menjelaskan perbedaan antara China, dan Indonesia.

Ia mengatakan China dapat dengan cepat mengatasi Covid-19, lantaran pemerintahnya bisa memaksakan kehendak negara kepada rakyatnya.

Situasi tersebut berbanding terbalik dengan Indonesia yang menjunjung tinggi sistem demokrasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: anung aulia malik
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved