Breaking News:

Virus Corona

Positif Virus Corona, Diaspora Indonesia Meninggal Dunia di New York

Seorang diaspora Indonesia yang positif terjangkit Virus Corona di New York, meninggal dunia, Sabtu (28/3/2020) malam waktu setempat.

Editor: Ananda Putri Octaviani
Freepik
Ilustrasi Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNWOW.COM - Seorang diaspora Indonesia yang positif terjangkit Virus Corona di New York, meninggal dunia, Sabtu (28/3/2020) malam waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari beragam sumber, pria berusia sekitar 70 tahun yang berprofesi sebagai pengemudi mobil jenis limousine itu, beberapa hari lalu diketahui masih dalam kondisi sehat dan bekerja seperti biasa.

Namun ia kemudian menderita batuk disertai demam, sebagian dari gejala Virus Corona yang kini semakin meluas di seluruh dunia.

Ia dikabarkan meninggal dunia di Jamaica Hospital Medical Center di Queens, New York.

Surabaya akan Berlakukan Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Ditutup hingga Driver Ojol Dibatasi

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington D.C. dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York membenarkan informasi ini.

KJRI mengatakan meskipun ia bukan lagi warga negara Indonesia, sebagai bagian dari diaspora Indonesia, maka akan tetap dibantu, “namun prioritas utama tetap pada WNI.”

Pihak KJRI belum dapat menghubungi keluarga laki-laki tersebut sehingga belum dapat memberi rincian lebih jauh.

Dari berbagai sumber diketahui bahwa saat ini sudah ada beberapa warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki gejala-gejala terjangkit Virus Corona dan menjalani karantina mandiri.

Identitas mereka tidak diungkapkan karena masih kuatnya stigmatisasi publik dan juga ketidakjelasan status mereka di Amerika.

“Terkait penanganan warga masyarakat Indonesia, termasuk WNI, jika sekiranya terdampak Covid-19 maka langkah yang dilakukan KJRI New York adalah merujuk SOP (standard operating procedure) penanganan Covid-19 yang diberlakukan otorita kesehatan setempat,” ujar Arifi Saiman, Konsul Jendral RI di New York.

Hingga laporan ini disampaikan belum ada informasi tentang penguburan atau kremasi laki-laki tersebut.

Bahaya Disinfektan jika Disemprotkan ke Tubuh Manusia, Ternyata Bisa Berpotensi Tularkan Corona

New York Jadi Pusat Perebakan Virus Corona di AS

Kota New York kini menjadi pusat perebakan Virus Corona di Amerika.

Hingga Minggu (29/3/2020) malam, hampir 60 ribu orang tertular Virus Corona di New York saja, termasuk 965 korban meninggal.

Ini hampir separuh dari jumlah orang yang tertular Virus Corona di seluruh Amerika, yang kini mencapai lebih dari 142 ribu orang.

Presiden Amerika Donald Trump, Minggu sore, memperpanjang kebijakan social distancing untuk mencegah terus meluasnya perebakan Virus Corona hingga 30 April mendatang.(*)

Artikel ini telah tayang di VOA Indonesia dengan judul Terjangkit Corona, Diaspora Indonesia Meninggal di New York

Tags:
Virus CoronaCoronaCovid-19New York
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved