Virus Corona

Ibaratkan Pemerintah bak Orang akan Tenggelam, Said Didu: 2 Minggu Hanya Dapat Istilah Lain Lockdown

Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu mengomentari rencana pemerintah soal karantina wilayah dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona.

Youtube/MSD
Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu menilai lamban rencana karantina wilayah untuk pencegahan penyebaran Virus Corona. 

"Saya lihat menunjukan bahwa tidak sensitifnya, karena ini dua minggu hanya mendapatkan pengganti istilah dari lockdown menjadi karantina wilayah," ujar Said Didu.

"Sementara detik demi detik manusia terancam nyawanya," jelasnya.

Tangani Virus Corona, Ridwan Kamil Potong Gaji 4 Bulan Seluruh Jajarannya dan Para ASN Jawa Barat

Said Didu kemudian kembali mengibaratkan pemerintah seperti komandan perang.

Di mana sang komandang dituntut untuk mengambil keputusan yang cepat, sebelum anak buahnya pada mati.

Menurut saya, kalau ini komandan perang, maka mungkin anak buahnya akan menembak komandangnya, karena terlambat mengambil keputusan, anak buah bisa mati semua," ungkap Said Didu.

"Saya katakan kalau ada mengatakan pemerintah sudah cepat, tunjukkan kepada saya, ini dua minggu hanya mendapatkan perubahan istilah dari lockdown menjadi karantina wilayah, dari segi fisik tidak ada bedanya."

"Saya pikir lamban sekali," pungkasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 2.40

Penjelasan Mahfud MD soal Karantina Wilayah

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD memberikan penjelasan terkait rencana karantina wilayah untuk pencegahan penyebaran Corona'>Virus Corona.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved