Virus Corona
Cerita Perawat yang Dinyatakan Positif Covid-19 saat Dihubungi Ganjar Pranowo, Mengaku Kangen Anak
Seorang perawat d Magelang dihubungi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menceritakan pengalamannya serta memberikan semangat.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan semangat kepada seorang perawat rekam medis di pelayanan IGD yang positif Virus Corona (Covid-19).
Seusai menjalani perawatan di rumah sakit, perempuan asal Temanggung tersebut saat ini sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumahnya.
Melalui sambungan telepon pada Sabtu (28/3/2020), perawat itu bercerita kepada Ganjar awal mula dirinya tertular Covid-19 yakni pada saat bekerja melayani antrean para pasien yang membludak di rumah sakit.
• Imbau Daerah yang Karantina Wilayah karena Corona, Ganjar Pranowo: Jangan Jalan Sendiri-sendiri
Saat itu, dirinya dan sejumlah perawat lain belum dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).
Terlebih terdapat pasien yang belakangan diketahui positif terjangkit Virus Corona yang tak memakai masker turut mengantre.
"Awalnya saya sedang bekerja melayani pasien yang akan mendaftar. Pasien yang daftar banyak sekali. Saat itu kami para petugas belum ada persiapan pakai APD dan lainnya."
"Pasien itu datang juga tidak pakai masker. Kami juga belum tau kalau ternyata salah satu pasien itu suspect Corona," jelasnya.
Perawat tersebut mengaku telah melakukan kontak selama 15 menit dengan pasien yang akhirnya dinyatakan pasien positif Covid-19 pertama kali di Magelang.
Saat melayani, pasien tersebut awalnya hanya mengeluhkan batuk.
Setelah diperiksa dan dipastikan terinfeksi, pasien kemudian menjalani isolasi.
"Waktu saya tanya, pasien cuma mengeluhkan batuk-batuk. Padahal di surat rujukan tidak disebutkan ada sakit pneumonia atau gejala batuk dan lainnya."
"Tapi kok dia batuk-batuk terus. Baru setelah diperiksa dia suspect dan langsung diisolasi," ceritanya.
• Sebut Corona Menyebar Cepat, Ganjar Pranowo Imbau: Kalau Cinta Keluarga, Tolong Jangan Pulang
Pasca mengetahui kondisi sang pasien , perawat tersebut mengaku ketakutan dan langsung menerapkan sejumlah anjuran dari pemerintah seperti mencuci tangan, memakai masker hingga minum vitamin.
Namun, lima hari berselang, sang perawat mengalami sejumlah gejala seperti demam, tenggorokan yang sakit hingga pingsan.
"Pas sudah dinyatakan positif, lima hari kemudian saya sudah mulai ada gejala demam sampai 39,9 derajat dan mulai batuk-batuk di malam hari, tenggorokan rasanya sakit."