Virus Corona
Kabar Baik, Ilmuwan Teliti Obat untuk Kurangi Komplikasi Virus Corona
Ada kabar baik di tengah wabah Virus Corona, peneliti menyatakan virus Covid-19 tidak bermutasi cepat.
Editor: Rekarinta Vintoko
Tidak seperti flu di mana mereka harus menghasilkan obat baru setiap tahunnya.
2. Bantuan dari keluarga pengungsi Suriah
Seorang perempuan di Vancouver, Kanada, menceritakan bagaimana dia mendapat bantuan dari keluarga pengungsi Suriah yang pernah dia bantu.
Robin Stevenson yang berasal dari Leeds memutuskan mengisolasi bersama keluarga sekembalinya mereka dari Meksiko pada awal Maret.
Saat mengarantina itulah, Stevenson mengaku menerima telepon dari keluarga yang pernah dia bantu bermigrasi ke Amerika Utara pada 2016.
Dikutip The Independent Selasa (24/3/2020), keluarga tersebut kini mengelola sebuah toko kelontong. Di sinilah bantuan pun terjadi.
"Mereka menelepon untuk mengatakan bahwa mereka menaruh plastik makanan di depan rumah saya," kata penulis buku bertema anak-anak dan remaja itu.
• Disumpahi Kena Virus Corona oleh Fanbase Peserta LIDA, Gilang Dirga: Kami Pertaruhkan Nyawa di Sini!
Stevenson berkata, keluarga itu menuturkan mereka bisa membawakanya makanan jika dibutuhkan selama beberapa hari ke depan.
"Mereka sangat baik, dan orang murah hati. Kami menjadi teman baik selama beberapa tahun terakhir. Saya yakin kami akan selalu terikat," tuturnya.
3. Ilmuwan teliti obat untuk kurangi komplikasi Virus Corona
Peneliti Kanada pada Senin (23/3/2020) dilaporkan meluncurkan studi terkait penggunaan obat anti-inflamasi untuk mengurangi risiko komplikasi paru-paru dan kematian terkait Covid-19.
Beberapa pasien SARS-Cov-2 disebut mengalami komplikasi parah karena lonjakan sel imun di paru-paru, dikenal juga sebagai "badai sitokin".
Dalam badai sitokin, sistem kekebalan bereaksi berlebihan dan merusak jaringan paru-paru.
Menyebabkan kegagalan organ dan gangguan pernapasan akut.
Tim peneliti tersebut dipimpin oleh Jean-Clude Tardif, direktur pusat penelitian Institut Montreal Heart dan guru besar kedokteran di Universitas Montreal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-19.jpg)