Breaking News:

Virus Corona

Curhatan Perawat yang Tangani Pasien Corona, Harus Mandi Besar Sepulang dari RS hingga Ungsikan Anak

Perawat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Muji Raharjo mengungkap kondisi rekan seprofesinya yang kini tengah berjuang menyembuhkan pasien Virus Corona

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Atri Wahyu Mukti
YouTube Najwa Shihab
Perawat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Muji Raharjo (kanan), dan Presenter Najwa Shihab (kiri), dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (25/3/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Perawat Rumah Sakit (RS) Bethesda Yogyakarta, Muji Raharjo mengungkap kondisi rekan seprofesinya yang kini tengah berjuang menyembuhkan pasien Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, Muji Raharjo menyebut para perawat terpaksa harus memakai alat pelindung diri (APD) saat menangani pasien.

Bahkan, sepulang dari RS, Muji mengaku dirinya harus mandi besar hingga benar-benar yakin tubuhnya bersih dari Virus Corona

Pernyataan tersebut disampaikan Muji Raharjo melalui tayangan Mata Najwa, Rabu (25/3/2020).

erawat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Muji Raharjo dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (25/3/2020).
Perawat Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Muji Raharjo dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (25/3/2020). (YouTube Najwa Shihab)

 

3 Warga Sumbar Dinyatakan Positif Virus Corona Covid-19, Satu di Antaranya Warga Bukittinggi

Najwa Tahan Tangis Dengar Pesan Anak dari Guru Besar UI Meninggal karena Corona: Jangan Tambah Beban

Pada kesempatan itu, mulanya Muji mengeluhkan soal lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil tes kesehatan pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona.

"Hasil lab yang diperiksakan ini juga lama hasilnya, jadi kami kemudian pasti melakukan pemakaian APD yang lengkap pada pasien-pasien yang memang dicurigai sebagai PDP," ujar Muji.

"Jadi kami harus yakin kami memakai APD yang lengkap saat merawat pasien."

Lantas, Muji menyoroti fasilitas yang disediakan rumah sakit untuk menangani pasien Corona.

Ia menjelaskan, perawat harus tetap memakai ADP lengkap meski pasien yang dirawat belum dinyatakan positif Corona.

"Betul, jadi apalagi rumah sakit kami yang awalnya memang belum didesain sebagai ruang isolasi," ujarnya.

"Jadi kami tetap bagaimana lagi, kami harus tetap memakainya walaupun seperti mandi sauna."

Update Virus Corona di Jakarta: 48 Pasien Meninggal, 495 Orang Positif per Kamis 26 Maret 2020

Menurut Muji, hal itu dilakukan para perawat sebagai upaya melindungi diri dari paparan virus dengan nama lain Covid-19 itu.

Tak hanya itu, ia dan perawat lainnya juga harus rajin cuci tangan.

"Jadi kami ya demi keamanan, kami harus tetap memakainya," jelas dia.

"Betul, jadi kami harus sering cuci tangan pakai sabun."

Halaman
1234
Tags:
Virus CoronaRumah SakitNajwa ShihabCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved