Virus Corona
Curhat Dagangan Sepi karena Corona, Lihat Reaksi Rubiem saat Karni Ilyas Janji Wujudkan Keinginannya
Pandemi Virus Corona membuat ekonomi masyarakat kecil lesu. Hal tersebut satu di antaranya dialami oleh pedagang asongan Rubiem (70).
Editor: Ananda Putri Octaviani
Diceritakan Rubiem, dari tiga renceng kopi ia bisa meraup keuntungan sekira Rp 100 ribu.
"Ibu satu kamar sendiri?" tanya Karni Ilyas.
"Iya satu kamar sendiri, saya bayar sendiri Rp 400 ribu," jawab Rubiem.
"Gede gak kontrakannya?" tanya Karni Ilyas lagi.
"Enggak pak cuma satu kamar, ada lemari, kasur," cerita Rubiem.
Tinggal sendiri di Jakarta, Rubiem mengaku masih bisa mencukup-cukupi kesehariannya dengan uang dari hasil jerih payahnya menjual kopi.
Di kampung, ia mempunyai 4 anak yang bekerja sebagai petani.
Selain anak, Rubiem juga sudah mempunyai 9 cucu dan 1 cicit.
Meski usianya sudah senja, Rubiem tampak masih segar dan bersemangat mengais rezeki di Jakarta.
"Kenapa ibu gak di kampung aja?" tanya Karni Ilyas.
"Ya gimana ya pak, ibu sayakan di kampung. Ibu saya di kampung, umurnya udah 100 tahun dan saya tiap bulan ngirimin pak (re, uang)," kata Rubiem.
Rubiem mempunyai harapan sederhana untuk pemerintah, ia mengaku ingin pulang ke Klaten karena dagangannya yang kini sedang sepi pembeli.
"Baik, jadi apa yang ibu harapkan dari pemerintah?" tanya Karni Ilyas.
"Saya mau pulang kampung, di sini sepi pak, udah dua minggu saya gak dagang, di rumah aja," curhat Rubiem tersenyum.
"Selama seperti ini (wabah Corona), ibu lebih mau pulang ke kampung?" tanya lagi.
• Pangeran Charles Positif Virus Corona setelah Jalani Tes dan Kini Isolasi Diri, Camilla Negatif