Virus Corona
Kini Sembuh, Pasien Nomor 12 Virus Corona Ungkap Gejala yang Dialami: Kayak Sakit Flu Biasa
Pasien nomor 12 Virus Corona mengungkap gejela yang dialami sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus dengan nama lain Covid-19 itu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Claudia Noventa
"Saya denger berita 'Eh lo inget enggak ada WNA yang waktu itu ke sini? Oh iya kita inget, kenapa? Pas dia balik ke negaranya dia kena tuh si Covid-19'," sambungnya.
Mengetahui hal tersebut, ia beserta sejumlah rekan seprofesi langsung merasa panik.
Ia mengaku kala itu langsung terdiam memikirkan riwayat kontaknya dengan si WNA positif Corona.
"Di malam itu kayak mood kita langsung groomy gitu, kita semua serentak diem," ujarnya.
"Diem tu kita berusaha tracing ke belakang, apakah kita kontak sama dia, apakah kita ketemu sama dia, dia duduk sama siapa, apakah kita sempat bersentuhan atau bersinggungan."
• Rocky Gerung Blak-blakan soal Corona: Pemerintah Harus Dikritik karena Tak Bisa Baca Kondisi Darurat
Simak video berikut ini menit ke-3.09:
Ucapan Bela Sungkawa Istana
Pada kesempatan lain, sebelumnya Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengungkapkan rasa bela sungkawanya terhadap 7 dokter yang meninggal dunia akibat Virus Corona.
Dilansir TribunWow.com, melalui sambungan telepon, terdengar suara Ali Ngabalin sampai bergetar dan terisak saat mengungkapkan rasa sedihnya.
Tak hanya dirinya, Ali Ngabalin menyebut kesedihan itu turut dirasakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Ali Ngabalin melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Senin (23/3/2020).
"Atas nama Kantor Staf Presiden dan atas nama pemerintah, kami menyampaikan bela sungkawa yang dalam atas kepergian para dokter dan beberapa tenaga medis," ucap Ali Ngabalin.
"Terus terang tadi Bapak Presiden menyampaikan duka yang dalam."
Ali Ngabalin menyampaikan, seluruh masyarakat Indonesia tentu merasakan duka atas kepergian para dokter itu untuk selamanya.
Ia berharap tak akan lagi ada dokter dan tenaga medis yang harus kehilangan nyawa saat bertuga merawat pasien Corona.
"Seluruh rakyat Indonesia pasti merasakan itu dan kami menyampaikan rasa duka ini adalah bagian dari semangat kita," kata Ali Ngabalin.