Breaking News:

Virus Corona

Bupati Bogor Ade Yasin Tak Rela Stadion Pakansari Jadi Lokasi Tes Massal Covid-19: Buat Kita Rawan

Pendapat itu ia katakan menyusul rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menggelar tes massal Covid-19 pada 24 atau 25 Maret 2020 di 3 stadion.

Editor: Ananda Putri Octaviani
Instagram/ademunawarohyasin
Ade Yasin, Bupati Bogor. Ade Yasin mengaku tidak rela apabila Stadion Pekansari dijadikan lokasi tes massal Virus Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Bupati Bogor Ade Yasin mengaku tidak rela apabila Stadion Pekansari dijadikan lokasi tes massal Virus Corona.

Ia menyebut, stadion akan sulit jadi lokasi rapid test secara massal.

Terlebih, kebijakan itu juga terlalu berisiko tinggi bagi warga Kabupaten Bogor yang jumlahnya mencapai 5,9 juta penduduk.

Faisal Basri Sarankan Pemerintah Rombak Total Semua Lembaga untuk Atasi Corona: Ini Kayak Mau Perang

Pendapat itu ia katakan menyusul rencana Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menggelar tes massal Covid-19 pada 24 atau 25 Maret 2020 di tiga stadion di Jawa Barat.

Ketiga stadion tersebut di antaranya adalah Stadion Patriot Candrabhaga untuk warga Kota/Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, Stadion Pakansari untuk warga Kota/Kabupaten Bogor dan Kota Depok, serta terakhir Stadion Jalak Harupat untuk warga di luar Bogor - Depok - Bekasi.

"Bukan ditolak ya (RK), tetapi setelah kita kaji rasanya saya juga enggak rela gitu ya, Stadion Pakansari jadi lalu lalang (ODP dan PDP) karena kan buat warga kita rawan,"  kata Ade di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (23/3/2020).

"Sehingga kemarin kami berkeputusan, ya sudah kita masing-masing saja dites di wilayahnya, tidak perlu bersatu dalam satu wilayah (Depok)," bebernya.

Ade menyebut bahwa ia menawarkan konsep lain, yaitu gugus tugas untuk melacak dan mendatangi keberadaan ODP dan lingkar dalam positif sehingga pada saat tes benar-benar tepat sasaran.

"Enggak mau (Pakansari), kita punya konsep lain lah, jadi konsep yang kita terapkan ini karena kita yang paham kondisi Kabupaten Bogor," tegasnya.

"PDP itu kan yang sudah dirawat kalau ODP bisa kita cari dilacak, jadi modelnya menjemput bola untuk yang prioritas ya."

"Terus termasuk tenaga kesehatan juga kan ditempatnya masing-masing," sambung Ade menjelaskan.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Umumkan Positif Virus Corona, Kini Dirawat di RS

 

Tawarkan Solusi Lain

Ade Yasin lantas menyinggung soal 1.000 alat rapid test yang didatangkan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Ade mengaku, sampai saat ini pihaknya masih menunggu alat pemeriksaan cepat Virus Corona baru itu.

Alat rapid test ini rencananya dilaksanakan paling lambat hari Rabu (25/3/2020) guna mendeteksi orang positif atau tidak terjangkit virus Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaCoronaCovid-19Bupati BogorStadion PakansariBogor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved