Breaking News:

Virus Corona

Pria Ini Punya Cara Cerdik Tetap Lari Maraton saat "Lockdown" di Perancis, Lakukan di Balkon 7 Meter

Di tengah wabah Virus Corona (Covid-19), seorang warga Balma, Perancis, Elisha Nochomovitz tetap rutin berolahraga.

Editor: Claudia Noventa
AFP / Lionel BONAVENTURE
Suasana sepi Menara Eiffel Tower setelah Perancis terapkan "lockdown" karena Virus Corona. 

TRIBUNWOW.COM - Di tengah wabah virus corona (Covid-19), seorang warga Balma, Perancis, Elisha Nochomovitz tetap rutin berolahraga.

Tak tanggung-tanggung olahraga yang dilakukannya adalah lari maraton.

Meski begitu, Nochomovitz sama sekali tidak meninggalkan apartemennya, karena dia hanya berlari di balkon apartemennya.

ILUSTRASI - Para warga Paris, Prancis berinteraksi di balkon rumah, pada Jumat (20/3/2020).
ILUSTRASI - Para warga Paris, Perancis berinteraksi di balkon rumah, pada Jumat (20/3/2020). (Martin Bureau/AFP)

Italia Menjadi Negara dengan Angka Kematian Tertinggi di Dunia akibat Virus Corona

Lho, bagaimana ia melakukannya?

Nochomovitz berlari hingga 42,2km maju dan mundur, membuatnya sama sekali tidak meninggalkan balkon apartemennya yang membentang sepanjang tujuh meter.

Bagi Nochomovitz, ini adalah tantangan fisik dan mental.

Ia juga membagikan foto-foto diri saat tengah berlari maraton secara online untuk mendukung para personel medis yang tengah berjuang.

Beberapa orang pernah melakukan hal serupa di tengah pandemi global ini, misalnya para atlet yang berlari di apartemen mereka di Wuhan.

Atau, saat para pesepeda yang menemukan cara untuk berlatih di kamar hotel mereka di Abu Dhabi.

Seperti mereka, Nochomovitz ingin menunjukkan bahwa menjaga tubuh tetap bugar di masa isolasi dan virus yang mewabah masih sangat memungkinkan.

Selain itu, ia juga ingin meningkatkan suasana hati semua orang.

"Ini lebih kepada mencoba tantangan yang sedikit gila dan membawa sedikit sentuhan humor untuk mengurangi dramatisasi situasi ini," kata dia.

Nochomovitz tidak benar-benar mencetak durasi rekor.

Ia menyelesaikan maraton itu dalam enam jam 48 menit.

Sebab, ia merasakan mual sekaligus khawatir para tetangga akan komplain karena suara langkah kakinya yang mengganggu.

Namun, pada akhirnya ia bisa menyelesaikan lari maratonnya.

Korban Corona Meningkat, Dokter Fariz Nurwidya: Indonesia Kini Sama denga Italia 18 Hari yang Lalu

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Virus CoronaPerancisCovid-19
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved