Virus Corona
Debat dengan Haris Azhar soal Virus Corona, Ali Ngabalin sampai Ditegur Presenter: Segala Hormat Pak
Perdebatan terjadi antara Aktivis, Haris Azhar dengan Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Ngabalin terkait penanganan Virus Corona.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Lantas, Ali Ngabalin di samping Nabil Harun memperingati Haris agar jangan menyebar berita tak benar yang membuat orang panik.
Namun, Haris merasa bahwa orang memang sudah panik karena Virus Corona ini.
• Jessica Iskandar Undur Pernikahan karena Virus Corona, Richard Kyle: Gak Mau Bikin Orang Lain Stres
"Haris harusnya kasih tahu supaya jangan sampai jadi menyebutkan sesuatu yang Anda tidak tahu sehingga tidak membuat panik orang," ungkap Ali Ngabalin.
"Makanya saya sebut di Rumah Sakit Persahabatan, rumah sakit rujukan yang ada di Jakarta. Tadi sudah saya sebut. Loh orang memang panik enggak ada yang bahagia."
"Orang panik ngadepi Corona, orang panik harus ngadepin enggak boleh larangan kerja dan lain-lain. Sekarang Anda malah sibuk ngasi tahu siapa yang bahagia dari Kepres," balas Haris.

Lalu, Ali justru menyebut bahwa Haris bisa saja mendapat berita tak benar dari media sosial.
Tak terima, Haris langsung membantahnya.
"Haris mendapatkan informasi dari medsos, itu sulit sekali, itu yang membuat sesat masyarakat," ujar Ali Ngabalin.
"Ini bukan dari medsos,Anda denger dari mana saya ngomong medsos, Anda denger dari mana saya ngomong medsos, jangan nuduh-nuduh. Dengerin dulu saya bicara," bantah Haris.
Perdebatan itu terjadi cukup panas hingga mereka saling tunjuk.
Melihat kondisi tak kondusif, lantas presenter memperingati mereka berdua.
• Larangan Keras Aji Santoso pada Seluruh Pemain Persebaya selama Jeda Liga 1 2020 karena Virus Corona
Namun, tampaknya mereka tak mengindahkan apa yang diungkapkan presenter.
Bahkan, presenter sempat menegur lebih serius pada Ali Ngabalin.
"Oke tenang dulu, tenang dulu Mas Haris, Pak Ngabalin," ujar presenter.
"Dengan segala hormat Pak Ngabalin," tegur presenter kemudian melihat Ali Ngabalin masih berbicara.