Virus Corona
Isu Corona Makin Meluas, Jumlah Penumpang KRL Belum Ada Penurunan yang Signifikan
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) belum mencatat penurunan signifikan volume penumpang KRL/ commuter line sejak ditemukannya kasus positif Corona.
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) belum mencatat penurunan signifikan volume penumpang kereta rel listrik ( KRL)/commuter line sejak ditemukannya kasus positif Virus Corona di Indonesia.
"Sampai saat ini memang volume penumpang tidak ada penurunan yang signifikan," ujar Vice President Corporate Communications PT KCI, Anne Purba kepada pers pada Jumat (13/3/2020).
Anne menjelaskan bahwa jumlah penumpang KRL bervariasi di awal, tengah, dan akhir pekan.
• Tanggapan Pihak KAI terkait Risiko Penyebaran Virus Corona di KRL Rute Bogor-Depok-Jakarta Kota
Awal pekan, volume penumpang KRL kerapkali tembus 1 juta penumpang per hari.
Jumlah itu turun ke rentang 920.000-980.000 penumpang per hari di tengah pekan.
Di akhir pekan, jumlah itu menurun hingga di bawah 800.000 penumpang per hari.
"Kami melakukan pengecekan, belum ada penurunan yang signifikan. Rata-rata 920.000-1.000.000 orang masih menggunakan KRL," kata Anne.
"Mungkin karena teman-teman pekerja belum mendapatkan informasi tentang kantor yang meliburkan atau hal-hal lain, sehingga KRL masih digunakan sebagai sarana transportasi," lanjut dia.
• Ramai Info KRL Bogor-Depok-Jakarta Kota Berisiko Tinggi Sebar Corona, Anies Baswedan Beri Penjelasan
Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan hingga Jumat (13/3/2020), terdapat 69 kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Dari jumlah itu, lima orang dinyatakan sembuh, dan empat orang meninggal. (Kompas.com/ Vitorio Mantalean)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jumlah Penumpang KRL Tak Berkurang Signifikan di Tengah Isu Corona"