Virus Corona
Dinkes Jateng Tegaskan Dua Pasien yang Meninggal Dunia Bukan Disebabkan Virus Corona
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Dinkes Jateng) baru saja melakukan konferensi pers terkait Virus Corona yang terjadi di wilayah Jawa Tengah.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Dinkes Jateng) melakukan konferensi pers terkait Virus Corona yang terjadi di wilayah Jawa Tengah pada Kamis, (12/3/2020).
Konferensi Pers dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, didampingi oleh Direktur dan dokter spesialis paru RSUD Dr Moewardi Surakarta.
Hal itu diketahui melalui unggahan akun Twitter resmi Dinkes Jateng @dinkesjateng.

• BREAKING NEWS, 1 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di RSUD Dr Moewardi Surakarta Meninggal Dunia
"Sore ini (12/03/20) Dinkes Prov Jateng melakukan press conference mengenai situasi terkini pademi COVID-19 di Jawa Tengah. Press conference dipimpin oleh Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah, didampingi oleh Direktur dan dokter spesialis paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta," tulis @dinkesjateng.
Dalam konferensi pers tersebut, disebutkan bahwa ada sebanyak 39 pasien dalam pemantauan Virus Corona di Jawa Tengah.
Namun, 35 di antaranya sudah dipulangkan lantaran dinyatakan negatif.
Sedangkan, dua di antaranya meninggal dunia.
Namun, Dinkes Jateng memastikan dua pasien meninggal bukan karena Virus Corona.
"Disampaikan bahwa sampai saat ini, sudah ada 39 pasien dalam pemantauan yang telah dirawat di Jateng. Dari 39 pasien tersebut, 35 pasien telah dinyatakan negatif dan telah dipulangkan. Sedangkan 2 diantaranya meninggal dunia, tetapi oleh sebab lain bukan karena COVID-19," lanjut Dinkes Jateng.
• Tanggapan Pihak KAI terkait Risiko Penyebaran Virus Corona di KRL Rute Bogor-Depok-Jakarta Kota
Sementara itu, dua lainnya kini masih dirawat di rumah sakit.
Satu berada di RSUP Dr Kariadi dan satunya di RSUD Dr Moewardi.
Dua pasien tersebut kini tengah menunggu hasil laboratorium.
Dinkes Jateng menegaskan, akan memberikan info lebih lanjut terkait Virus Corona di Jawa Tengah.
"Kemudian 2 lainnya sedang dalam pemantauan, satu di RSUP Dr. Kariadi dan satunya di RSUD Dr. moewardi. Keduanya sedang menunggu untuk hasil laboratorium."
"Demikian informasi yang dapat diberikan per tanggal 12 Maret 2020 dan akan terus diinformasikan melalui press conference," demikian tulis Dinkes Jateng.

