Breaking News:

Terkini Daerah

Jadi Tersangka, Pelaku Pelecehan Siswi SMK di Bolmong Tak Ditahan, Polisi: Ada Jaminan dari Orangtua

5 pelaku pelecehan yang menggarayangi tubuh seorang siswi SMK di Bolmong diputuskan tak akan dijatuhi hukuman penahanan

Penulis: anung aulia malik
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Youtube Tribunnews.com
Kasus pelecehan siswi SMK di Bolmong 

TRIBUNWOW.COM - Tempo hari telah viral sebuah video yang menampilkan seorang siswi SMK asal Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mengalami pelecehan oleh murid lain.

Pada video tersebut total ada lima pelaku, tiga siswa, dan dua siswi yang secara bersama menyiksa pelaku, dan menggerayangi tubuh korban.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengatakan kasus tersebut telah diusut, dan para tersangkanya ditetapkan tidak akan ditahan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Jules Abraham Abast, APA KABAR INDONESIA MALAM, Selasa (10/3/2020)
Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol. Jules Abraham Abast, APA KABAR INDONESIA MALAM, Selasa (10/3/2020) (YouTube Talk Show tvOne)

VIRAL Kisah Driver Ojol Nikahi Penumpangnya, PDKT 4 Bulan hingga Sempat Ditolak saat Nyatakan Cinta

Dikutip dari YouTube Talk Show tvOne, Selasa (10/3/2020), awalnya Jules menceritakan bahwa para pelaku telah dimintai keterangan dan diperiksa oleh kepolisian.

"Terhadap siswa-siwa ini, maupun siswi-siswi ini sudah diamankan, dan diperiksa di Kapolres Bolaang Mongondow (Bolmong)," katanya.

"Sedangkan untuk korban sendiri juga sudah kita mintai keterangan, dan diperiksa juga di Polsek Bolaang oleh penyidik dari Polres Bolaang Mongondow."

Status kelima orang pelaku di video tersebut juga telah naik menjadi tersangka.

"Telah menetapkan kelima siswa maupun siswi ini, sebagai tersangka," lanjut Jules.

Mereka dijerat menggunakan pasal Perlindungan Anak.

"Jadi statusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan diduga melanggar Pasal 82, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang Perlindungan Anak," papar Jules.

Namun semua tersangka tersebut dinyatakan tidak akan ditahan.

Alasan tak ditahannya kelima tersangka tersebut, lantaran adanya jaminan dari orangtua tersangka, dan adanya kewajiban wajib lapor.

"Sedangkan terhadap kelima orang siswa maupun siswi ini, tidak dilakukan penahanan," kata Jules .

"Yaitu karena adanya jaminan dari orangtua, maupun siswa dan siswi ini masih berstatus pelajar, namun prosesnya tetap berjalan, dan kepada siswa dan siswi ini diwajibkan wajib lapor setiap hari," tambahnya.

Pelaku Tertawa saat Lecehkan Korban

Sebelumnya diberitakan, telah beredar sebuah video berdurasi 20 detik yang viral di media sosial.

Video tersebut mempertontonkan sebuah siswi dalam posisi telentang, sedangkan beberapa murid lainnya memegangi kaki dan tangan korban.

Korban dan terduga pelaku bully siswi SMK di Bolmong diperiksa polisi
Korban dan terduga pelaku bully siswi SMK di Bolmong diperiksa polisi (KOLASE TRIBUNMANADO/ISTIMEWA)

Siswi SMK di Sidoarjo Sudah Sebulan Hilang, Muncul Desas-desus Jadi Korban Curanmor dan Dibunuh

Sesekali beberapa pelaku nampak menggerayangi tubuh korban, dan memegang-megang bagian intim korban.

Pada video tersebut nampak 3 pria dan 1 perempuan memegangi tubuh korban.

Sedangkan satu siswi lainnya merekam.

Pelaku tampak menikmati aksi mereka, bahkan seorang siswi yang memegangi korban tampak tertawa lepas.

Di sisi lain korban terus memberontak dan meminta ampun.

Pelaku Akui Hanya Bercanda

Dikutip TribunWow.com dari TribunManado.co.id, Selasa (10/3/2020), polisi berhasil mengamankan total 4 pelaku, dan 1 orang korban.

Korban dan pelaku diperiksa secara terpisah.

Ekspresi ketiga siswa yang menjadi pelaku pelecehan tampak tertunduk lesu.

Korban dan terduga pelaku bully siswi SMK di Bolmong diperiksa polisi
Korban dan terduga pelaku bully siswi SMK di Bolmong diperiksa polisi (KOLASE TRIBUNMANADO/ISTIMEWA)

Sempat Cari Korban, Tetangga Ungkap Gelagat ABG Pembunuh Bocah di Jakpus: Kayak Enggak Punya Salah

Dua siswi lainnya yang juga ikut terlibat dalam kasus tersebut menutupi wajahnya dengan sehelai kain.

Tak tampak lagi tawa dari para pelaku seperti saat melakukan bullying kepada korban.

Korban yang diperiksa tampak sedih, ia meneteskan air mata ketika memberikan keterangan pada polisi.

N, satu di antara beberapa pelaku, mengakui aksi pelecehan yang mereka lakukan hanya bercanda saja.

Di video yang beredar nampak para pelaku tertawa menyiksa korban, sedangkan korban nampak menangis.

"Torang cuma bakusedu (kami hanya bercanda)," kata pelaku.

N mengakui menyesali perbuatannya.

"Kami tak menyangka bakal seperti ini," katanya.

Lihat videonya di bawah ini mulai menit ke-3.30:

(TribunWow.com/Anung)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
FacebookTribunWow.comTribunSolo.comAyu DewiRegi DatauInstagram
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved