Kalimantan Timur Ibu Kota Baru
Puji-puji Ahok untuk Jadi Bos Ibu Kota Baru, Ali Ngabalin Singgung 'Anak Emas' Jokowi: Nyinyir Ya
Ali Mochtar Ngabalin angkat bicara soal kemungkinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi bos di ibu kota baru.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Namun, untuk membangun Ibu Kota Baru tak cukup mementingkan masalah infrastruktur.
"Pak Tumiyana kan ahli dalam infrastruktur lah, ya dalam membangun infrastruktur."
"Tapi tidak semua infrastruktur yang di bangun di sana," ujarnya.
Sehingga, Andrinof menilai kekurangan Tumiyana adalah dalam bidang birokrasi.
"Kita harus membangun masyarakat bagaimana pemerintah, persiapan pemerintahan, budaya dan segala macam."
"Nah itu kalau berbicara mengenai kekurangan kalau pilihannya Pak Tumiyana," ucap dia.
Selanjutnya, saat mengungkap kelemahan Ahok, Andrinof tampak ragu.
Sehingga, ia sempat diminta presenter untuk lebih 'berani' menyatakan pendapat mengenai kelemahan Ahok.
"Kalau Pak Ahok kita tahu orangnya cepat dan apa minta cepat," ujar Andrinof belum selesai.
"Sebut saja semoga Pak Ahok tidak tersinggung, agak emosional begitu ya," timpal presenter.
• Alasan Jokowi Pilih 4 Calon Termasuk Ahok Pimpin Ibu Kota Baru, Ali Ngabalin: Cari yang Enerjik
Lalu, Andrinof membenarkan apa yang diungkapkan presenter.
Apalagi, nantinya calon pemimpin ibu kota baru harus menghadapi banyak tantangan.
"Ya, ya nah itu kan kalau dilihat tantangannya Pak Ahok ini masalah rumit loh, stake holdernya banyak sekali."
"Dalam negeri, luar negeri, dalam negeri bukan main lagi banyaknya," ucap pria asal Padang ini,
Menurutnya, untuk menghadapi ibu kota baru diperlukan ketenangan meski harus siap kerja cepat