Terkini Nasional
Blak-blakan, Rocky Gerung Ungkap Persaingan Megawati dan Jokowi karena Kabinet: Dinasti Lama Cemburu
Rocky Gerung terang-terangan mengungkap adanya persaingan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung terang-terangan menyebut adanya persaingan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung menyebut persaingan di antara kedua tokoh itu disebabkan karena susunan kabinet yang tak sesuai dengan keinginan PDIP.
Menurutnya, Megawati seolah cemburu pada dinasti yang dibangun Jokowi.

• Rocky Gerung Tertawa soal Alasan Selalu Salahkan Jokowi: Kalau Sebaliknya, Saya Berbohong Kan
• Bahas Pilpres 2024, Rocky Gerung Puji Anies Baswedan Tak Baper meski Dihina: Lain dengan Abu Janda
Hal tersebut disampaikan Rocky Gerung melalui channel YouTube Rocky Gerung Official, Senin (9/3/2020).
Mulanya, Rocky menyinggung nama Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Menurut dia, Pramono Anung kini justru menampakkan kekecewaan terhadap pemerintahan Jokowi.
"Kalau dilihat dari pola makro ya mungkin aja Pram (Pramono Anung) ingin memakai suara oposisi untuk mengucapkan semacam kekecewaan PDIP terhadap postur kabinet," kata Rocky.
Terkait hal itu, Rocky pun menyinggung kembali formasi kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.
"PDIP kan tetap dirugikan karena minta 12 cuma dapat 4 segala macam," terang Rocky.
Bahkan, Rocky menyebut kini Jokowi dan Megawati kini seolah sedang bersaing menguasai pemerintahan.
"Kalau kita lihat secara lebih substantif sebetulnya politik Indonesia sekarang itu persaingan antara Megawati dengan Jokowi kan," jelas Rocky.
"Karena tentu Ibu Mega merasa ini Presiden Jokowi kan kader partai."
• Rocky Gerung Tertawa saat Hendri Satrio Ungkap Alasan PSI Kerap Kritik Anies Baswedan, Takut Jokowi?
Lebih lanjut, Rocky menyatakan Jokowi seolah melupakan PDIP.
Dan malah membangun dinasti politik baru dengan membiarkan anak dan menantunya mencalonkan diri di Pilkada 2020.
"Bukannya membesarkan PDIP malah membangun power center baru, membangun kekuasaan baru lewat dinasti," ujar Rocky.