Breaking News:

Virus Corona

Duduk Bersebelahan, Effendi Ghazali Blak-blakan Kritik Wali Kota Depok: Kasihan Pasien Virus Corona

Effendi Ghazali secara terang-terangan mengkritik Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad terkait penanganan masalah Virus Corona.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Pakar Komunikasi Politik, Effendi Ghazali secara terang-terangan mengkritik Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad terkait penanganan masalah Virus Corona. 

"Yang lebih menarik lagi, kemudian yang tadi saya tanya ke bapak 'ini yang minta pasang garis polisi bapak?'" tanya Effendi.

"Kesepakatan dari Polres meminta pendapat kami karena memang banyak orang-orang yang mau masuk ingin tahu lebih dekat tentang rumah ini, seperti itu," jawab Mochamad Idris.

Penelitian Tunjukkan Beberapa Golongan yang Rentan Terkena Virus Corona, Anak-anak Paling Aman

Mochamad Idris beralasan, pemasangan garis polisi itu agar menghindarkan warga dari virus yang bisa saja masih menempel di sekitar rumah.

"Dikhawatirkan ada virus-virus di tempat-tempat benda mati yang terjamah masyarakat, diputuskanlah oleh Polres untuk dipasang Police Line untuk rumah tersebut," ucap Mochamad Idris.

"Kasihan betul loh dia dipasangin garis polisi, apa salah dia sampai harus dipasangin garis polisi," sela Effendi.

"Waktu saya dulu jadi penasihat polisi, langsung kemudian saya akan minta enggak boleh iya kan cukup ditempatkan orang-orang kita Pak Wali untuk mengatur lalu lintas manusia sana."

"Tapi jangan dipasangin garis polisi, seperti apa itu. Jadi ini menurut saya poin-poin penting," lanjutnya.

Seharusnya, sebelum diisolasi para pasien sudah diberitahu terkait penyakit yang diidapnya.

"Jadi kalau orang dirawat di sana menulis kalau nanti dinyatakan positif langsung diisolasi tapi dia merasa tidak pernah diberitahukan secara langsung."

"Jadi ini menurut saya penting juga loh, saya enggak tahu etika dalam kedokterannya Pak Herlina itu menyampaikan pada korban jangan tiba-tiba tahu langsung dari media," kata Effendi.

Sementara itu, Fuad terlihat sibuk mencatat saat Effendi memberikan kritikan pada pemerintah.

Menteri Keuangan era Pemerintahan Soeharto, Fuad Bawazier sibuk mencatat ketika Effendi Ghazali mengkritik pemerintah.
Menteri Keuangan era Pemerintahan Soeharto, Fuad Bawazier sibuk mencatat ketika Effendi Ghazali mengkritik pemerintah. (channel YouTube Indonesia Lawyers Club)

Melanjutkan kritikannya, Effendi lantas menyinggung Staf Khusus Milenial yang seharusnya menyampaikan terobosan-terobosan baru terkait penanganan Virus Corona.

"Lalu juga ada selain KSP, ada juga Staf Khusus Presiden, milenial gitu kan."

"Kita berpikir ini banyak terobosan-terobosan teman-teman yang milenial ini," kata Effendi.

 Laga Arema FC Vs Persib Terancam akibat Corona, Robert Alberts Setuju Ditunda atau Tanpa Penonton

Effendi menambahkan, Staf Khusus Milenial itu selayaknya membantu presiden dalam menyelesaikan kasus Virus Corona.

Halaman
123
Tags:
Virus CoronaEffendi Ghazali
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved