Virus Corona
Perbedaan Panik Warga Wuhan dengan Indonesia Tanggapi Virus Corona, Karni Ilyas: Agak Mengagetkan
WNI yang baru saja dipulangkan dari Wuhan China mengungkap perbedaan tanggapan warga Indonesia dengan warga Wuhan terkait Virus Corona.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Atri Wahyu Mukti
Pasalnya, dengan meneliti pasien pertama bisa diketahui, bagaimana, kapan, mengapa suatu wabah bermula.
Awalnya, pihak berwenang China mengatakan bahwa kasus pertama covid-19 terjadi pada 31 Desember 2019.
Pada kasus pertama tersebut, pasien mengalami pneumonia.
• Tak Ambil Pusing soal Virus Corona, Ashanty: Kalau Dipikirin Malah Semakin Stres, Semakin Drop
Diyakini, ia mengalami pneumonia setelah berada di pasar hewan dan ikan laut, Wuhan, Provinsi Hubei.
Sementara itu, data statistik yang dikumpulkan oleh John Hopkins University di Amerika Serikat, juga menunjukkan bahwa 82 persen kasus Virus Corona berasal dari pasar tersebut.
Mereka menemukan sekitar 75.000 kasus berasal dari kawasan tersebut hingga tempat itu disebut episentrum Virus Corona.
Namun, kajian Jurnal Medis The Lancet yang dilakukan oleh para peneliti China mengungkap bahwa kasus Virus Corona terjadi sebulan sebelum keterangan resmi Pemerintah China.
Kasus pertama terjadi pada 1 Desember 2019.
Dalam kajian tersebut pasien itu tidak terlibat kontak langsung dengan pasar hewan dan ikan laut di Wuhan.
Seorang dokter senior di Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan, sekaligus penulis hasil penelitian bernama Wu Wenjuan mengatakan pasien pertama berusia lanjut.

• Effendi Ghazali Ungkap Kabar Gembira soal Virus Corona dan Imbau Karni Ilyas: Jangan Ngotot-ngotot
Selain itu, pasien itu disebut mengidap Alzheimer.
"Ia [pasien] tinggal sekitar empat atau lima halte bus dari pasar hewan di Wuhan, karena ia sakit, ia tidak keluar rumah," ungkap Wu Wenjuan pada BBC.
Lalu, dua dari tiga kasus selanjutnya disebut tidak pergi ke pasar hewan di Wuhan.
Walaupun begitu, peneliti menemukan bahwa 27 dari 41 sampel pasien yang dirawat di rumah sakit pada awal wabah, menunjukkan mereka pernah ke pasar hewan dan ikan laut di Wuhan. (TribunWow.com/Mariah Gipty)