Breaking News:

Virus Corona

Nasib Peserta Dansa yang Juga Turut Bersentuhan dengan WN Jepang yang Terinfeksi Virus Corona

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, menuturkan dua WNI di Depok, yang positif terjangkit Virus Corona baru alias Covid-19 dalam "kondisi baik'

Tayang:
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Transport Kapsul dan baju evakuasi untuk korban terinfeksi virus Corona di Kantor Kesehatan Pelabuhan KKP Bandara Soekarno-Hatta Senin (27/1/2020). 

Awal penularan

Dalam pemaparan di RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta, Menkes Terawan mengungkap bahwa salah satu WNI merupakan guru dansa.

Pada 14 Februari, dia mengikuti acara dansa yang turut dihadiri seorang warga Jepang dari Malaysia. Terawan menyebut, perempuan 31 tahun itu berprofesi sebagai guru.

"Jadi dia guru dansa dan dia berdansa dengan teman dekatnya itu (warga negara Jepang)," kata Terawan dalam jumpa pers di RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (02/03).

Saat kembali ke Malaysia, warga Jepang itu terbukti positif Covid-19 dan dirawat di Malaysia.

Dua hari kemudian, menurut Menkes Terawan, WNI tersebut batuk-batuk dan rawat jalan di rumah sakit. Selang 10 hari kemudian, si guru dansa ini meminta dirawat di rumah sakit.

Sekelompok Peneliti di Pasuruan Klaim Bisa Ciptakan Ramuan Anti Virus Corona, Ini Kata Dinkes Jatim

"Tanggal 26 [Februari] dia minta dirawat, demam. Dirawat tanggal 28, ditelpon sama teman dansanya, orang Jepang itu, bahwa dia di Malaysia dirawat, corona positif. Dia memberitahukan kepada [WNI] yang dirawat sebagai orang dalam pengawasan. Sehingga teman-teman dokter di rumah sakit, sudah menyiapkan diri. [Dia] dianggap sebagai pasien dalam pemantauan," tutur Menkes Terawan.

Kedua WNI lantas dipindahkan ke RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta, pada 1 Maret.

Keterangan Menkes Terawan berbeda dengan penuturan salah satu WNI.

Dalam wawancara dengan harian Kompas, salah satu WNI mengaku dia dan anaknya tidak mengenal warga Jepang di acara dansa yang belakangan diketahui positif Covid-19.

Bahkan, dia mengaku, tes Virus Corona dilakukan atas inisiatif dirinya.

Dia mengklaim dirinya dan anaknya dipindahkan ke RSPI Sulianti Saroso dan diisolasi tanpa pemberitahuan apapun pada Sabtu (29/02).

Dia juga menyatakan tidak menerima pemberitahuan bahwa dirinya dan anaknya positif mengidap Covid-19 sampai Presiden Joko Widodo mengumumkan kondisi mereka ke khalayak luas.

Penelusuran para individu yang berkontak
Ditanya apakah pemerintah sudah menelusuri penduduk sekitar rumah kedua WNI tersebut dan siapapun yang bersentuhan dengan mereka, Menkes Terawan mengaku surveillance tracking telah dilakukan.

"Tracking sudah dilakukan sewaktu dia masih dalam pengawasan...siapa yang dikontak, rumah, rumah sakit. Kita cek, waspadai. Tapi tidak semua yang kontak itu sakit atau positif corona, tergantung sistem kekebalan tubuhnya," jelas Menkes Terawan.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/4
Tags:
Virus CoronaJepangDepok
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved