Virus Corona

Arab Saudi Umumkan Kasus Positif Virus Corona Pertama, Kementerian Langsung Ambil Sampel Pasien

Pada Senin (2/3/2020), Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus positif virus corona pertama di negara mereka.

KOMPAS.com/INGGRIED DWI WEDHASWARY
Home News Regional Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat. Pada Senin (2/3/2020), Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus positif virus corona pertama di negara mereka. 

TRIBUNWOW.COM - Pekan lalu pemerintah Arab Saudi mengumumkan larangan orang asing datang ke kerajaan untuk umrah.

Termasuk melarang kedatangan jemaah dari setidaknya 25 negara di mana virus telah ditemukan.

Meskipun telah melakukan pencegahan dan membatasi akses jemaah yang akan umrah pada Senin (2/3/2020), Pemerintah Arab Saudi mengumumkan kasus positif Virus Corona pertama di negara mereka.

Sesalkan MotoGP Qatar 2020 Batal karena Virus Corona, Valentino Rossi: Kabar Ini Betul-betul Buruk

Dikutip oleh TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (3/3/2020), Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim tim untuk menyelidiki dan mengambil sampel pasien tersebut.

Semua kontak terkait pasien tersebut sudah ditelusuri oleh Pusat Nasional untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Diketahui bahwa penderita disebut melakukan perjalanan dari Iran melalui Bahrain.

Demam, sesak napas dan batuk menjadi gejala paling umum di antara pasien yang terpapar Virus Corona.

Penelitian yang melibatkan hampir 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitan Wuhan, mengidentifikasi pola khas gejala yang terkait Virus Corona.

  • Sekitar 99 persen pasien mengalami suhu tinggi, sedangkan lebih dari setengahnya mengalami kelelahan dan batuk kering.
  • Lebih kurang sepertiganya mengalami nyeri otot dan kesulitan bernapas.
  • Gejala pertama mungkin tidak muncul tepat setelah seseorang terinfeksi.

Soal Virus Corona, Anies Baswedan Minta Jangan Langsung ke Rumah Sakit jika Merasa Punya Gejala

Pasien mungkin terinfeksi tanpa menunjukkan gejala selama 5 hari atau lebih.

Saat gejala muncul, dapat mirip dengan pneumonia.

Namun yang membedakan Virus Corona dan pneumonia adalah pengidap virus ini dapat memburuk dari waktu ke waktu.

Sementara itu, seperti yang dilansir Kompas.com, Selasa (3/3/2020), Juru bicara kementerian kesehatan Mohammed Abdelali pada Minggu (1/3/2020),mengatakan bahwa untuk menangani setiap kasus virus corona yang mungkin terdeteksi, pihaknya telah menyiapkan 25 rumah sakit dengan fasilitas yang memadai.

Dalam konferensi pers tersebut, Mohammed Abdelali juga menyebutkan telah disediakan 2.200 tempat tidur rumah sakit untuk kasus karantina.

Reaksi Anies saat Ditanya Dampak Virus Corona pada Formula E: Keselamatan Warga Nomor Satu

(TribunWow.com)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved