Breaking News:

Terkini Internasional

Polemik Penentuan Pengganti PM Malaysia Mahathir Mohamad, Sidang Parlemen Dibatalkan

Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah, menyetujui penolakan sidang parlemen yang sedianya diadakan Senin (2/3/2020) mendatang.

Editor: Lailatun Niqmah
Mohd RASFAN / AFP
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad 

TRIBUNWOW.COM - Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah, menyetujui penolakan sidang parlemen yang sedianya diadakan Senin (2/3/2020) mendatang.

Dilansir Malaysia Kini, keputusan ini diambil Raja Malaysia setelah menyetujui usulan Dewan Rakyat pada Jumat (28/2/2020).

Ketua Dewan Rakyat, Mohamad Ariff Md Yusof, telah dipanggil dua kali ke Istana Negara kemarin.

Pengganti Mahathir Mohamad sebagai PM Malaysia akan Diketahui pada 2 Maret 2020

Sebelumnya, dia telah mengumumkan sidang parlemen tanggal 2 Maret tidak bisa diadakan karena tidak mematuhi Standing Order 11 (3).

Eks hakim Pengadilan Tinggi itu menambahkan, sidang parlemen hanya boleh terjadi setelah Raja Malaysia menunjuk seorang perdana menteri.

Terkait hal ini, Mahathir Mohamad telah menulis surat kepada Mohamad Ariff untuk tetap mengadakan sidang parlemen guna memilih perdana menteri melalui pemungutan suara.

Malaysia Kini menyebut, usulan Mahathir ini tidak disetujui karena belum pernah dilakukan pemerintah Negeri "Jiran" sebelumnya.

Raja Malaysia telah mewawancarai semua anggota parlemen untuk menentukan keberpihakan mereka.

Pria kelahiran Pahang 30 Juli 1959 itu juga mengatakan dirinya belum bisa menentukan siapa yang memiliki suara mayoritas.

Demikian yang diberitakan Malaysia Kini.

Untuk bisa mendapat suara mayoritas, calon perdana menteri setidaknya harus didukung minimal 112 anggota parlemen dari 222 total anggota.

Mahathir Mohamad yang sekarang menjabat Perdana Menteri Sementara Malaysia, sebelumnya mengumumkan sidang parlemen akan berlangsung Senin (2/3/2020).

Anwar Ibrahim Sebut Mahathir Mohamad Dimanfaatkan: Tak Mengira Diperlakukan seperti Ini

Raja Malaysia awalnya setuju dengan keputusan itu. Lalu media Perancis, AFP, mengabarkan setelah pertemuan para Sultan, Yang di-Pertuan Agong mengatakan sidang parlemen batal dilaksanakan, sesuai pernyataan Istana Negara.

"Raja akan terus berusaha menemukan solusi sesuai dengan konstitusi, untuk kepentingan rakyat dan negara," kata pernyataan dari pejabat kerajaan, Ahmad Fadil Shamsuddin.

Istana Negara kini akan menggelar pembicaraan dengan pemimpin partai-partai lainnya dan meminta mereka untuk mengajukan kandidat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
Mahathir MohamadPM MalaysiaAnwar IbrahimMalaysia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved