Banjir di Jakarta
Bahas Banjir, Pengamat Politik Adi Prayitno Malah Singgung Pilpres 2024: Mustahil Tak Sertakan Anies
Pengamat Politik Adi Prayitno buka suara soal banyaknya sorotan yang diarahkan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Adi Prayitno buka suara soal banyaknya sorotan yang diarahkan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Terutama soal kabar majunya Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 mendatang.
Dilansir TribunWow.com, Adi Prayitno menilai pembahasan soal Pilpres 2024 akan selalu menyeret nama Anies Baswedan.
Melalui tayangan YouTube tvOneNews, Kamis (27/2/2020), Adi Prayitno mulanya menyinggung soal Panitia Khusus (Pansus) Banjir Jakarta yang dibentuk DPRD DKI Jakarta.
• Rian Ernest Blak-blakan Sebut Anies Baswedan Hanya Pencitraan Tinjau Banjir DKI: Seolah-olah Peduli
• Ragukan Kinerja Anies Baswedan sejak Resmi Dilantik, Politisi PSI Rian Ernest: Ada yang Enggak Benar
Pansus tersebut dibentuk untuk menyelidiki penyebab banjir yang berulangkali terjadi dalam waktu dua bulan.
"Yang paling penting sebenarnya Pansus ini adalah uji kepada Anies untuk mempublikasikan apa saja yang sebenarnya sudah dilakukan Anies selama 2,5 tahun untuk mengatasi banjir," kata Adi Prayitno.
"Kan itu problem-nya."
Terkait hal itu, Adi Prayitno pun menyinggung nama Politisi PSI Rian Ernest.
Menurutnya, pembentukan Pansus Banjir Jakarta dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa Anies Baswedan tak melakukan apapun selama menjabat di Jakarta.
"Kan ingin diketahui Mas Rian dan yang lain yang setuju dengan Pansus ini terlihat Anies selama 2,5 tahun tidak melakukan apapun," ujar Adi Prayitno.
Namun, Adi Prayitno berpikir banjir merupakan suatu musibah yang tak dapat ditolak siapapun, termasuk Anies Baswedan.
"Sekali lagi, banjir ini kan tidak bisa ditolak oleh siapapun bahkan oleh Nabi Nuh sekalipun banjir itu ada," kata Adi Prayitno.
"Yang ditanyain orang itu Anies sebenarnya untuk mengantisiapasi banjir itu apa."

• Anies Baswedan Buka Suara soal Peringatan BMKG: Sedikit yang Merhatiin, Jadi Genangan Baru Ramai
Lantas, ia pun menyinggung nama dua mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Apakah ada normalisasi yang diperpanjang seperti yang dilakukan Jokowi dan Ahok," jelasnya.