Banjir di Jakarta
Pendidikannya Dipertanyakan saat Kritik Revitalisasi Monas, Ferdinand Hutahaean: Saya Enggak Sekolah
Aktivis sosial, Geisz Chalifah membuat amarah Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean meledak.
Editor: Lailatun Niqmah
Pembawa acara Dua Sisi lantas turun tangan, ia memerintahkan Ferdinand Hutahaean untuk bersikap lebih tenang.
"Tenang dulu kita ingat durasi," ucap pembawa acara.

Politikus NasDem Irma Suryani Chaniago langsung menilai Geisz Chalifah tak sopan mengajukan pertanyaan tersebut.
Padahal simpatisan Anies Baswedan itu belum selesai menjelaskan maksudnya bertanya soal di mana Ferdinand Hutahaean bersekolah.
"Tapi enggak fair juga ada nanya sekolah di mana?" ucap Irma Suryani Chaniago.
"Emang Anda lebih?" imbuhnya.
Emosi Ferdinand Hutahaean semakin memanas setelah mendengar ucapan Irma Suryani.
"Kau itu Komisaris Ancol! Kau ngaku-ngaku aktivis sosial!" ucap Ferdinand Hutahaean memandang tajam ke arah Geisz Chalifah.
"Enggak pas itu, enggak santun," celetuk Irma Suryani.
• Dicari Warganet saat Banjir, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi: Saya Turun Pegang Wilayah Selatan
Geisz Chalifah menjelaskan bertanya demikian karena ingin menceritakan sejarah Monas saat ia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ia mengatakan SMAnya berada di daerah Gambir, dan kala itu Monas dijadikan sebagai tempat untuk balapan motor oleh para pemuda.
"Saya boleh bicara enggak untuk menjelaskan," ucap Geisz Chalifah.
"SMA di mana, sekolah di mana kau?!" kata Ferdinand Hutahaean tak mau memberikan kesempatan.
"Monas itu, SMA saya di SMA 7 Gambir, Monas itu tempat saya bapalan motor," jelas Geisz Chalifah.
"So what?" celetuk Irma Suryani.