Banjir di Jakarta
Kronologi Pemotor Tewas saat Terjang Banjir di Jakarta Pusat, Tabrak Trotoar hingga Terperosok
Seorang pemotor tewas saat menembus banjir di traffic light Jalan Majapahit arah Utara, Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) sekira puku
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Seorang pemotor tewas saat menembus banjir di traffic light Jalan Majapahit arah Utara, Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) sekira pukul 08.45.
Korban laki-laki berinisial RH itu mengendarai sepeda motor, terperosok saat menembus banjir hingga kepalanya terbentur trotoar.
Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan bahwa saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X B 4286 TLG.
• TPU Grogol Longsor akibat Banjir di Jakarta, Bagaimana Nasib Makam-makam?
"Korban berjalan dari arah Selatan ke Utara di Jalan Majapahit, Gambir. Sesampainya di depan Toko Singer tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak trotoar hingga terjatuh di pinggir jalan tersebut," kata Fahri ketika dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (25/2/2020).
Kepala korban mengalami luka berat akibat benturan ke trotoar tersebut.
Korban pun dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
"Diduga karena kondisi jalan, dan pengemudi kurang berhati-hati," katanya.
Tewas Disengat Listrik
Sementara itu, warga Kelurahan Cipinang Melayu korban banjir luapan Kali Sunter kembali berduka karena dua warganya tewas saat banjir pada Selasa (25/2/2020).
Kapolrestro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan dua warga RW 04 itu tewas tersengat aliran listrik saat banjir menerjang.
"Korban jiwa ada dua orang, satunya warga RT 03, yang satu nanti saya cek lagi. Untuk identitas nanti, kita pastikan dulu," kata Arie di Makasar, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2020).
Dia belum dapat memastikan kronologis kejadian karena proses evakuasi warga yang terjebak di rumahnya belum rampung.
Banyaknya jumlah warga dan derasnya arus yang menghambat proses evakuasi membuat perhatian personel gabungan terpecah.
"Di rumah warga yang dekat kali ketinggian air sudah 3 meter lebih. Kendala evakuasi karena arus deras dan rumah warga yang berada dalam gang," ujarnya.
Arie menuturkan Polrestro Jakarta Timur mengerahkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK), 1 SSK Polairud Polda Metro Jaya.