Banjir di Jakarta
Pakar Tata Kelola Air Sebut Anies Buat Banjir Semakin Rumit, Bandingkan dengan Jokowi dan Ahok
Pakar Tata Kelola Air, Firdaus Ali mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait permasalahan banjir.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
"Sebagian besar sudah sempat dibenahi di zamannya Pak Jokowi, kemudian Ahok," katanya.
Meski Anies juga telah mengerjakan perbaikan drainase, Firdaus menilai hasilnya tidak rapi.
"Kemudian ya di zamannya Gubernur Anies sempat juga disentuh, tapi pengerjaannya di lapangan saya perhatikan tidak rapi," ungkapnya.
• Sindir Tujuh Minggu Tujuh Kali Banjir di Jakarta, Azas Tigor Tantang Pemprov DKI: Kita Buktikan Saja
Lihat videonya sejak menit awal:
Bahas Banjir, Rahmat HS Ungkap Anies Luar Biasa
Sementara itu, hal berbeda diungkapkan oleh Wakil Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Rahmat HS.
Ia mengaku banjir di Jakarta adalah persoalan yang biasa saja.
Hal itu disampaikan Rahmat HS dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam TV One pada Minggu (23/2/2020).
• UPDATE Banjir di Jakarta, 7 Alat Medis di RSCM Terendam, Termasuk Alat Canggih Tomoterapi
Menurut pengakuan Rahmat HS, masyarakat Betawi sudah terbiasa dengan banjir.
"Kalau kita masyarakat Betawi ngelihat curah hujan yang seperti ini lalu terjadi banjir di Jakarta biasa saja," ungkap Rahmat.
Bahkan, Rahmat mengklaim pihaknya bersyukur dengan adanya banjir.
Selain itu, mereka juga bersyukur bahwa pemerintah telah berhasil menata tata ruang kota hingga banjir tidak terlalu lama.
"Bukan menikmati, pertama kita mensyukuri adanya hujan dan kedua dalam segi pengelolaaan tata ruang hujan itu pas turun tidak lama terserap tanah, kering untuk jalan-jalan tertentu," lanjutnya.
• Jakarta Kembali Kebanjiran, Warga Imbau Anies Baswedan Tak Cari Alasan: Masalahnya Ada di DKI

Lalu, Rahmat HS menyinggung curah hujan yang cukup tinggi hingga Maret.
"Harus kita akui bersama kalau hari ini diprediksi sampai Maret curah hujan itu tinggi," ungkap dia.