Breaking News:

Terkini Nasional

Pakar Filsafat Ungkap Kondisi Kepala BPIP saat Sampaikan Pernyataan Kontroversial soal Pancasila

Pakar Filsafat Pancasila, Profesor Suteki buka suara soal pernyataan kontroversial Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews.com/Nazar Udin
Pakar Filsafat Pancasila, Profesor Suteki. 

Menurut dia, apa yang disampaikan Yudian Wahyudi itu sangat tidak pantas.

"Sampai kalangan DPR menyampaikan ketidaksetujuannya, MUI, dari kalangan bukan hanya Islam, kalangan Nasrani juga menentang pernyataan itu," ucapnya.

"Itu di tanggal 12 (Februari 2020), setahu saya di tanggal 13 (Februari 2020) sudah ada klarifikasi dari Beliau."

Lebih lanjut, Suteki menilai klarifikasi yang disampaikan Yudian Wahyudi justru semakin memperkeruh masalah.

Ia pun menyoroti sejumlah pernyataan Yudian Wahyudi yang dinilai semakin tak pantas disampaikan oleh Ketua BPIP.

"Tapi menurut saya itu semakin blunder yang menyatakan bahwa di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita harus menggeser kitab suci ke konstitusi," terangnya.

"Bahkan ada statement yang dinyatakan bahwa konstitusi di atas kitab suci."

Menurut dia, apa yang disampaikan Yudian Wahyudi itu bisa berdampak luas.

Jawaban Mahfud MD saat Ditanya Apa Saja Produk yang Dihasilkan BPIP Selama Ini?

Terlebih, muncul sejumlah kecaman terhadap Yudian Wahyudi maupun BPIP.

"Dari sini kemudian menimbulkan dampak yang lebih luas lagi," terang Suteki.

"Sampai pada titik tertentu timbul untrust kepada yang bersangkutan dan BPIP."

Melanjurkan penjelasannya, Suteki pun mengungkap sejumlah pelesetan soal BPIP yang ramai diperbincangkan di media sosial.

"Bahkan sampai ada pelesetan, BPIP itu Badan Perusak Ideologi Pancasila," kata Suteki.

"Ada juga yang menyatakan Badan Pengalihan Isu Penting."

"Kalau ini diteruskan, bisa jadi muncul statement BPIP menjadi musuh terbesar Pancasila."

Halaman
123
Tags:
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)PancasilaYudian WahyudiProf Suteki
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved