Terkini Nasional
Bahas Ucapan Kontroversial Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Wasekjen MUI di ILC: Insaflah Wahai Manusia
Wasekjen MUI Zaitun Rasmin buka suara soal pernyataan kontroversi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
"Lihat konteksnya 39 menit, saya terpaksa nih walau sangat sibuk lihat lagi dari awal."
Lantas, Zaitun Ramin menyampaikan sebuah perumpaan untuk menggambarkan klarifikasi Yudian Wahyudi yang dinilai tak nyambung.
• Karni Ilyas Ungkap ILC Sering Buat Banyak Pihak Marah, Akui Pernah Diancam: Padahal Kita Adil
"Semua penjelasan itu tidak berkaitan, kalau halusnya ini seperti kita waktu masuk perguruan tinggi, pernyataan salah, alasan salah, tidak ada hubungan," terang Zaitun Ramin.
"Yang agak sedikit bombastis orang muda katakan 'Jaka sembung bawa golok, tidak nyambung.'"
Lebih lanjut, Zaitun Ramin mengimbau Yudian Wahyudi insaf dan kembali ke jalan yang benar.
"Jadi saya kira sangat jelas ralat itu pun sebetulnya lebih banyak kata orang ngeles," ucapnya.
"Lebih bagus kalau insaflah wahai manusia jika dirimu bersalah."
Simak video berikut ini dari menit awal:
Debat dengan Ali Ngabalin
Pada kesempatan itu, sebelumnya perdebatan terjadi antara Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Zaitun Ramin, dengan Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Ali Ngabalin.
Dilansir TribunWow.com, perdebatan itu terjadi setelah Zaitun Ramin menegur Ali Ngabalin karena dianggap salah menggunakan ayat Alquran.
Bahkan, Presenter Karni Ilyas sampai menegur Ali Ngabalin karena terus mendebat Zaitun Ramin.
Mulanya, Zaitun Ramin menyinggung pernyataan Ali Ngabalin yang dianggap merendahkan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.
• Bukan Dirinya, Karni Ilyas Ungkap Sosok Presiden ILC yang Pertama: Awalnya Saya Wakil Presiden
Disebutnya, Ali Ngabalin seolah menganggap Yudian Wahyudi adalah orang fasik.
"Jadi tabayun itu apa sih? Salah-salah Pak Ngabalin ini telah merendahkan Prof Yudian kalau itu orang fasik," ucap Zaitun.