Terkini Nasional
Ungkit Pilpres 2019, M Qodari Sebut Alasan Publik Beri Suara: Merakyat Itu Jokowi, Tegas Itu Prabowo
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari kembali mengungkit Pilpres 2019 lalu.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Simak video berikut ini menit ke-3.47:
Hasil Survei Ketinggian
Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean angkat bicara soal hasil survei Indo Barometer.
Sebelumnya, hasil survei Indo Barometer menunjukkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperoleh tingkat kepuasan publik senilai 70 persen.
Dilansir TribunWow.com, Ferdinand Hutahean terang-terangan menyebut nilai tersebut terlalu tinggi.
Bahkan, ia menduga responden yang disurvei adalah pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
Hal itu disampaikan Ferdinand Hutahean melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Selasa (18/2/2020).
Mulanya, Ferdinand menganggap sebagian besar publik tak puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Nah sama juga dengan Pak Ma'ruf Amin, wakil presiden bahkan percakapan tentang Beliau hampir hilang di media sosial."
"Karena memang aktivitas Beliau hampir tak terpantau oleh publik," sambungnya.
• Beda dengan Survei Indo Barometer, PKS Sebut Kinerja Anies Lebih Baik ketimbang Jokowi dan Ahok
Terkait hal itu, ia lantas menyebut survei Indo Barometer itu hanya berdasarkan perasaan para responden.
Bahkan, Ferdinand menduga responden yang disurvei Indo Barometer hanyalah pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Jadi tidak mengetahui apa yang dilakukan, maka ketika angka ini muncul ini angka perasaan," jelas Ferdinand.
"Angka perasaan dari mungkin kebetulan yang disurvei ini adalah pendukung Pak Jokowi-Ma'ruf dulu."
Hal itu lah yang menurutnya menyebabkan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin.