Breaking News:

Kerajaan Galuh di Ciamis

Sebut Kerajaan Galuh Berarti Brutal, Babe Ridwan Saidi Minta Maaf dan Jelaskan Alasannya

Budayawan Babe Ridwan Saidi angkat suara soal pernyataannya terkait Kerajaan Galuh yang menimbulkan kontroversi.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
Capture YouTube Talk Show Tv One
Budayawan Babe Ridwan Saidi angkat suara soal pernyataannya terkait Kerajaan Galuh yang menimbulkan kontroversi. Ia hadir dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam tv One pada Minggu (17/2/2020). 

"Dan kalau apa yang saya hidangkan itu menimbulkan ketidak enakan dan gaduh saya juga minta maaf berkali-kali."

"Jadi karena itu menurut hemat saya ini perbincangan," ungkapnya.

Kata Budayawan Ridwan Saidi soal Viral Keraton Agung Sejagat, Sebut Ada Penyimpangan Sejarah

Sementara itu sebelumnya pernyataan Babe Ridwan Saidi soal tidak ada Kerajaan Galuh itu pertama kali diungkapkan di channel YouTube Macan Idealis pada Rabu (12/2/2020).

"Mohon maaf ya dengan saudara-saudara di Ciamis. Di Ciamis itu enggak ada kerajaan," ujar Babe Ridwan seperti dikutip dari Kompas.com

Babe Ridwan berkata demikian berdasarkan indikator ekonomi warga Ciamis.

Ia mempertanyakan dari mana penghasilan warga Ciamis.

"Ciamis penghasilannya apa? Pelabuhan di selatan kan bukan pelabuhan niaga. Sama dengan pelabuhan di Teluk Bayur. Bukan pelabuhan niaga. Hanya pelabuhan penumpang. Di Ciamis juga sama, lalu dagang apa?" ujarnya.

 Bahas Revitalisasi Monas, Azas Tigor Langsung Didebat Ridwan Saidi: Dengar kalau Orang Ngomong

Padahal menurutnya untuk membiayai sebuah kerajaan harus ada indikatro ekonomi, seperti pelabuhan.

Bahkan, Babe Ridwan menyebut Galuh artinya brutal.

"Sunda Galuh saya kira agak keliru penamaannya," lanjut dia.

Akibat pernyataan tersebut, warga Ciamis, Herdiat mengancam akan melaporkannya pada pihak berwajib.

Ia akan mempolisikan Babe Ridwan jika tak ada klarifikasi dan minta maaf.

"Kita tak boleh brutal, tapi tuntut secara hukum. Setuju semua ya," ungkapnya.

Sementara itu, dirinya bangga bisa menjadi bagian dair Kerajaan Galuh.

"Saya bangga pin (bertuliskan) Galuh tiap hari saya pakai. Bangga sebagai masyarakat Tatar Galuh Ciamis yang pernah punya kejayaan, masa keemasan. Maka kita ingin bangkitkan semangat Galuh," ungkapnya.

Halaman 2/4
Tags:
Kerajaan GaluhCiamisBabe Ridwan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved