Breaking News:

Virus Corona

Soal Virus Corona, PSSI Bakal Patuhi Kebijakan Pemerintah: Itu Instruksi Negara

Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Soemantri mengatakan pihaknya akan mentaati kebijakan pemerintah soal virus Corona.

Penulis: Rilo Pambudi
Editor: Rekarinta Vintoko
PSSI.org
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bersama waklinya, Cucu Soemantri 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Cucu Soemantri mengatakan pihaknya akan mentaati kebijakan pemerintah soal Virus Corona.

Misalnya, bila pemerintah mengintruksikan untuk tidak pergi ke negara tertentu

Kewaspadaan terhadap penyebaran Virus Corona yang saat ini semakin mengkhawatirkan membuat PSSI juga turut ambil bagian.

PSSI Jatim Sengaja Tak Pertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya Dalam Satu Grup, Ini Alasannya

Pasalnya, sejumlah klub yang berada di bawah PSSI seperti PSM Makassar dan Bali United saat ini sedang bermain di kompetisi Asia yaitu Piala AFC 2020.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Sabtu (15/2/2020), Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri mengatakan pihaknya akan mengikuti seluruh kebijakan pemerintah soal antisipasi virus Corona atau Novel Corona Virus (nCov).

Pria yang juga menjabat sebgai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut memberikan contoh soal kewaspadaan perjalanan "travel warning"  ke Singapura yang saat ini levelnya sudah ditingkatkan oleh Kemenlu RI menjadi kuning.

"Itu instruksi negara, kalau negara tak boleh main ke sana. Artinya kan sudah dikaji," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Terkait ikut sertanya PSM Makassar dan Bali United di Piala AFC 2020, Cucu Soemantri mengaku sudah berkoodinasi dengan AFC selaku organisasi sepak bola di kawasan Asia.

"Kami sudah berkoordinasi dengan AFC terkait virus corona. Klub-klub juga minta untuk mengantisipasi hal tersebut," ujar Cucu Soemantri.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bersama waklinya, Cucu Soemantri
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bersama waklinya, Cucu Soemantri (PSSI.org)

FIFA Tolak Permintaan PSSI soal Laga Timnas Indonesia Vs Uni Emirat Arab

Namun, PSSI tidak bisa melarang klub untuk tidak mengikuti piala AFC di Singapura.

Instruksi pemerintah tersebut baru terkait saol peningkatan kewaspadaan bukan pelarangan.

"Kami menyesuaikan dengan itu, kita kan bagian dari negara,"

"Ketika ada jaminan dari Kementerian Kesehatan, kami siap," ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, laga-laga Piala AFC Zona Timur dipastikan ditunda oleh federasi sepak bola Asia itu dengan alasan pencegahan peserta tak terkena virus tersebut.

Ada pula pemerintah Vietnam yang tak memberi izin pertandingan Piala AFC digelar di sana selama Bulan Februari.

"Kami jelas koordinasi dengan AFC, sehingga begitu ada jaminan kemanaan kesehatan kita koordinasi dengan kesehatan kami," ucapnya.

Soal instruksi pemerintah dan Piala AFC yang di Singapura menurutnya belum sangat darurat.

Pasalnya, akses kesana nyatanya tidak benar-benar ditutup atau masih tetap ada.

"Kalau negara masih mengizinkan pesawat ke sana (Singapura), berarti kondisinya masih dalam kategori masih bisa diatasi," tuturnya.

Terkait hal itu PSM Makassar nyatanya masih bisa bermain disana dalam aja AFC melawan Tampine Rovers.

Meski demikian hal itu bukan berarti tidak mewaspadai maraknya virus tersebut.

Pemain PSM Makassar tetap bertandang ke Singapura dengan seperangkat masker untuk antisipasi.

Tim dan official diwajibkan menggunakan masker agar terhindar dari virus yang belakangan ini mengguncang dunia.

PSSI dan PT LIB Rencanakan Pemakaian Teknologi VAR, Bisa Digunakan di Liga 1 2020?

PSM Makassar Usai Kalah dari Tampines Rovers

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak menjelaskan mengapa timnya bisa ditumbangkan Tampines Rovers.

PSM Makassar mengawali babak penyisihan Grup H Piala AFC 2020 dengan kekalahan.

Tim berjuluk Juku Eja harus mengakui keunggulan lawannya Tampines Rovers dengan skor 1-2 di Stadion Jalan Besar Singapura, Rabu (12/2/2020).

PSM dipaksa tuan rumah Tampines Rovers pulang ke Indonesia tanpa membawa poin.

Menurut Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak timnya bisa ditumbangkan Tampines Rovers lantaran anak asuhnya masih kurang membangun chemistry sehingga banyak melakukan kesalahpahaman.

Hal itu maklum saja karena sebagian besar pemain yang diturunkan merupakan wajah baru.

"Kami bermain dengan sembilan pemain baru. Itu membuat pemain melakukan banyak kesalahpahaman di lapangan," ujar Bojan, Rabu malam, dikutip dari Tribun Timur.

"Kecuali Pellu dan Asnawi, yang lain menempati tempat baru," imbuh pelatih asal Kroasia.

Dirinya menambahkan PSM Makassar baru melakoni tiga pertandingan, masih membutuhkan beberapa waktu tambahan untuk membangun kekompakan.

"Ini baru pertandingan ketiga kami bersama-sama sebagai tim," tutupnya.

(TribunWow.com/Rilo)

Tags:
Virus CoronaCucu SoemantriPSSIWuhanChina
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved