Breaking News:

Virus Corona

Bahas Protes di Natuna karena Virus Corona, Wabup: Seolah-olah Kami Dikatakan sebagai Tempat Kosong

Wabup Natuna mengatakan ada pembohongan publik yang menimbulkan pandangan bahwa Natuna merupakan tempat yang kosong dengan populasi yang sedikit

Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Facebook Trans7
Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti dalam acara Mata Najwa, Rabu (5/2/2020). 

"Lebih berbahaya beritanya, kalau itu isu, itu, hoax, jauh lebih berbahaya," kata Terawan dikutip TribunWow.com dari kanal YouTube OPSI METRO TV, Selasa (4/2/2020.

Ia kemudian menceritakan hoaks yang menurutnya paling membuat kepanikan adalah berita bohong soal adanya korban meninggal di Indonesia akibat Virus Corona.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata hal tersebut hanya berupa simulasi yang dilakukan oleh sebuah rumah sakit.

Namun kejadian tersebut diambil hanya sepotong dan ditambahkan suatu narasi yang menyebabkan ketakutan masyarakat umum.

"Menurut saya itu sebuah pemotongan skenario dan gambar yang enggak pas lah," jelas Terawan.

"Itu kan menimbulkan kegelisahan banyak orang," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan sebuah video Hoaks yang menampilkan pemberitaan tentang meninggalnya seorang pasien Virus Corona di Indonesia.

Dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (2/2/2020), video tersebut ternyata merupakan sebuah potongan video milik Kompastv.

Berdasarkan video yang menghebohkan warganet, kejadian tersebut terjadi di RS dr Kariadi Semarang.

Menanggapi kehebohan dan kepanikan yang timbul atas video tersebut, pihak Rumah Sakit angkat bicara.

Ketua Bidang Pelayanan Medik RS dr. Kariadi Semarang, dr. N. Baskoro Nurdopo, Sp. Rad (k) meluruskan informasi yang beredar.

Berdasarkan keterangannya, video itu sesungguhnya tengah menampilkan sebuah simulasi penanganan pasien Virus Corona.

klarifikasi hoaks rs. Kariadi, Sabtu (1/2/2020)
klarifikasi hoaks rs. Kariadi, Sabtu (1/2/2020) (instagram/@rskariadi)

 

 Kaitkan Virus Corona dengan Tulisan di Iqra, Istri Opick, Bebi Silvana Minta Maaf: Hanya Cocoklogi

"Terkait dengan pemberitaan yang beredar saat ini, yang menyatakan RS dr. kariadi merawat 5 pasien, 4 positif coronavirus dan 1 pasien meninggal, saya dari Rumah Sakit dr. Kariadi menyatakan bahwa berita itu adalah berita yang tidak benar," kata Baskoro dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram resmi RS dr. Kariadi Semarang, Sabtu (1/2/2020).

"Itu berita simulasi yang dibuat pada hari Kamis (30/1/2020) kemarin, kita kerjasama dengan dinas kesehatan, rumah sakit sekitarnya," kata Baskoro.

"Berita itu adalah berita yang dimuat di Kompas TV tetapi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dipotong sehingga informasi yang disampaikan adalah informasi yang tidak valid," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Virus CoronaNatunaWuhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved