Breaking News:

Virus Corona

Tahan Tangis, Orang Tua yang Anaknya Kuliah di Wuhan Ungkap Perasaan di ILC: Pak Karni Bayangkan

Orang tua Mahasiswa yang berkuliah di Wuhan, China, Hj. Neneng Nurhidayah mengungkapkan perasaannya saat anaknya masih berada di kota tersebut.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Capture YouTube Indonesia Lawyers Club
Orang tua Mahasiswa yang berkuliah di Wuhan, China, Hj. Neneng Nurhidayah mengungkapkan perasaannya saat anaknya masih berada di kota tersebut. 

TRIBUNWOW.COM - Orang tua yang anaknya berkuliah di Wuhan, China, Hj. Neneng Nurhidayah mengungkapkan perasaannya saat sang anak masih berada di kota tersebut.

Neneng mengatakan, awalnya kabar soal Virus Corona tidak terlalu genting.

Sehingga, anaknya juga tidak memutuskan untuk pulang apalagi akan segera sidang kuliah.

Bahas Virus Corona, Soleman Ponto Ungkit Konflik di Laut Natuna: Jangan-jangan Balas Dendam?

"Tadinya diberitakannya terlalu genting kalau saja saya tau genting sudah saya tarik karena memang sedang berlibur."

"Kenapa anak saya tidak pulang dikarenakan memang sedang sidang akan segera selesai kuliahnya," ujar Neneng.

Kemudian, ketika kejadian semakin parah, anaknya justru tak bisa kembali ke Indonesia, karena akses keluar masuk Wuhan sudah ditutup.

Itu membuat Neneng merasa sangat panik dan khawatir.

"Lalu saya mendengar semakin genting itu sudah di-lockdown juga, sudah tidak bisa masuk tidak bisa keluar."

"Di situ saya panik, saya tidak bisa makan, tidak bisa tidur terus terang saya panik luar biasa," kata Neneng.

Neneng mengatakan, saking paniknya ia sempat ingin sekali menjemput anaknya bagaimanapun caranya.

"Sebagai ibu saya ingin menjemput, saya ingin sewa itu semua, saya ingin ambil anak saya, tapi sudah tidak bisa masuk, sudah tidak bisa keluar," katanya sambil hampir menangis.

Di ILC, Ali Ngabalin Angkat Bicara WNI ke Natuna akibat Virus Corona: Pemerintah juga Manusia Biasa

Ia tidak menyangka wabah Virus Corona akan menjadi seperti itu.

"Pak Karni bayangkan seorang ibu anaknya kuliah di Wuhan, dia juga tidak mau, tidak tahu akan terjadi seperti itu, separah itu, dia tidak tahu akan seperti itu," lanjut dia.

Saat kejadian semakin tak menentu, Neneng mengaku terus berkomunikasi dengan sang anak.

Kekhawatiran kembali terjadi jika sang anak pergi keluar apartemen mencari kebutuhan pokok

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
WuhanIndonesia Lawyers Club (ILC)ChinaVirus Corona
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved