Breaking News:

Virus Corona

Dokter Bantah Pernyataan Ali Ngabalin soal WNI dari Wuhan Sehat Lahir Batin, Karni Ilyas Komentar

Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB IDI Erlina Burhan sempat membantah pernyataan Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan, Ali Ngabalin.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Claudia Noventa
channel YouTube Indonesia Lawyers Club
Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Erlina Burhan sempat membantah pernyataan Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin. 

Ungkap Penularan Virus Corona

Pada kesempatan yang sama, Erlina mengatakan bahwa penularan Virus Corona itu melalui droplet.

Sedangkan, daya jangkaunnya hanya sekitar satu sampai hampir dua meter.

"Virus ini distransmisikan melalui droplet. Droplet itu adalah sekret atau cairan yang dikeluarkan pada saat pasien batuk atau bersin."

"Dan daya apa lingkupnya pun, daya jangkau droplet ini pun satu meter, paling jauh 1,8 meter," ujar Erlina.

Sehingga, Erlina meminta agar warga Natuna ketika WNI dari Wuhan diobservasi di daerah setempat.

Sedangkan, WNI itu diobservasi itu di tempat yang cukup jauh dari pemukiman.

"Jadi saya ingin menyampaikan pada Bapak-bapak dan Wakil Bupati, pada DPRD menyampaikan bahwa InsyaAllah karena jarak dari tempat observasi di Natuna itu sekitar katanya 1,2 kilometer pemukiman, Insya Allah aman."

"Enggak bisa orang itu batuk atau bersin melontarkan sampai 1 kilometer, paling jauh 1 meter atau 1,8 meter," ujar Erlina.

 Tak Hanya Balitbang Kemenkes, Unair Surabaya juga Punya Alat Pendeteksi Virus Corona Setara Jepang

Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Erlina Burhan mengungkap penularan Virus Corona.
Satgas Waspada dan Siaga NcoV PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Erlina Burhan mengungkap penularan Virus Corona. (Channel Youtube Indonesia Lawyers Club)

Erlina menegaskan bahwa penularan Virus Corona tidak serta merta terjadi.

"Jadi mudah-mudahan ini bisa ditangkap jadi bahwa penularannya adalah kontak langsung, kontak erat, dan droplet," ucapnya.

Lalu, Erlina menjelaskan bahwa korban Virus Corona ada kaitannya dengan sistem imunitas tubuh.

Sehingga, dari data orang yang meninggal akibat Virus Corona adalah orang-orang yang usia lanjut yang memiliki penyakit sebelumnya.

"Orang yang meninggal karena Virus Corona itu kebanyakan. Itulah makanya saya juga ingin menyampaikan, bahwa ada hal-hal yang kita bisa lakukan untuk pencegahan."

"Karena kita tahu dari data-data yang meninggal ini ada hubungannya dengan imunitas tubuh, karena yang meninggal itu banyak yang orang tua, lansia, atau orang-orang yang memenag sudah punya penyakit penyerta, sudah sakit sebelumnya, seperti penyakit diabetes, hipertensi, punya penyakit jantung, kelainan ginjal, bahkan ada yang struk," jelas Erlina.

 Kisah Dokter Beri Peringatan sebelum Virus Corona Menyebar, Sempat Diancam Polisi dan Kini Tertular

Sehingga, orang-orang yang memiliki riwayat penyakit itulah yang pada akhirnya meninggal.

"Kelompok-kelompok inilah yang rentan dan akhirnya memang menjadi berat dan memang ini yang fatal akhirnya meninggal," ungkap dia. (TribunWow.com/Mariah Gipty)

Halaman 2/2
Tags:
Virus CoronaAli NgabalinWarga Negara Indonesia (WNI)Karni Ilyas
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved