Virus Corona
Warga Natuna Kaget, Tokoh Masyarakat Imbau Lokasi Karantina WNI dari Wuhan Dipindah ke Kapal Perang
Tokoh Masyarakat Natuna, Rodhial Huda menyebut masyarakat Natuna kaget saat mengetahui WNI dari China dikarantina di wilayahnya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Sehingga kita menyampaikan usulan kepada pemerintah untuk dilakukan ke tempat lain yang lebih memadai."
"Seperti di kapal perang karena sering kapal perang di Natuna berukuran besar, dan itu lebih memadai," sambung Rodhial Huda.
Lantas, ia pun menyinggung pernyataan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.
Disebutnya, Hadi Tjahjanto menyampaikan informasi yang keliaru soal lokasi karantina WNI dari Wuhan.
"Dan waktu pernyataan panglima mengatakan di Natuna juga karena tempat karantina itu jauh dari penduduk 5 sampai 6 kilometer itu tidak benar," kata dia.
"Ternyata hanya 1,2 kilometer dari tempat karantina."
Simak video berikut ini menit 12.00:
WNI dari China Lebih Layak Khawatir
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Faqih mengimbau masyarakat agar tak khawatir terhadap pemulangan WNI dari China.
Diketahui, ratusan WNI dipulangkan dari China setelah merebaknya Virus Corona, Minggu (2/2/2020).
Ratusan WNI itu langsung dibawa ke Natuna untuk menjalani karantina dan observasi.
Dilansir TribunWow.com, Daeng Faqih menyebut kekhawatiran itu seharusnya dialami oleh WNI dari Wuhan, China.
Hal itu berkaitan dengan kemungkinan WNI tersebut terjangkit Virus Corona.
Melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne, Senin (3/2/2020), Daeng Faqih menyatakan sejauh ini pemerintah sudah berupaya mencegah Virus Corona masuk ke Indonesia.
• Fakta dari 99 Pasien Pertama Virus Corona Terungkap, Ada 31 Orang yang Sudah Dipulangkan
"Kita enggak bicara pro siapa, ini pro kemanusiaan sebenarnya," ucap Daeng Faqih.