Viral Medsos
Penjual Terlanjur Rugi, Viral Potongan Daging pada Bakso Ternyata Bukan Kaki Tikus, tapi Mulut Sapi
Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono memastikan, bagian pada bakso yang viral tersebut bukan potongan kaki tikus.
Tayang:
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.COM/HUMAS Polres Madiun
Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono didampingi Kasat Reskrim, AKP Logos Bintoro menunjukkan hasil uji laboratorium yang menyebutkan tidak ada kandungan daging tikus dalam bakso yang dijual di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
"Hal itu agar tidak meresahkan masyarakat, merugikan pemilik usaha dan segera ditindaklanjuti oleh polisi," jelas Ruruh.
• Kronologi Selingkuhan Tewas Dihajar Massa, Sembunyi di Kolong Ranjang, Ketahuan karena Obat Nyamuk
Sementara penjual bakso yang dituduh menggunakan daging tikus, Sugeng Riadi mengaku omzetnya turun drastis semenjak isu tersebut menyebar.
Sebelumnya, ia mengaku mendapatkan Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dalam sehari. "
Setelah viral, bakso yang saya jual hanya laku Rp 50.000 - Rp 70.000," katanya.
(Kompas.com/Muhlis Al Alawi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Potongan Kaki Tikus pada Bakso, Ternyata Bagian Mulut Sapi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/viral-bakso-tikus-di-madiun-ternyata-tak-terbukti-kini-polisi-ungkap-hasil-uji-laboratorium.jpg)