Terkini Daerah
Viral Bakso Tikus di Madiun, Ternyata Tak Terbukti, Kini Polisi Ungkap Hasil Uji Laboratorium
Polres Madiun memastikan tidak ada kandungan daging tikus dalam pentol bakso yang dijual pedagang di Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.
Editor: Atri Wahyu Mukti
Sebelumnya, setiap hari ia mampu mendapatkan Rp 1,5 juta-Rp 2 juta sekali dagang.
"Setelah viral, bakso yang saya jual hanya laku Rp 50.000-Rp 70.000. Saya berharap persoalan ini menjadi pelajaran berharga."
"Saya maafkan semua kejadian itu, lain waktu agar berhati-hati membuat status di media sosial,” ujar Sugeng.
• Benarkan Nikita Mirzani Marah-marah setelah Dijemput Paksa, Polisi Ungkap Alasan: Ya Kami Mohon Maaf
Sugeng menyampaikan terima kasih kepada Polres Madiun karena membantu membuktikan bakso yang dijualnya tidak mengandung daging tikus.
Harapannya, konsumennya tidak takut lagi membeli bakso di warungnya.
Pertemuan Sugeng dan Ajeng diakhiri saling bersalaman.
(Kompas.com/Muhlis Al Alawi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Bakso Tikus di Madiun, Ini Hasil Uji Lab oleh Polisi"