Virus Corona

Panglima TNI Ungkap Alasan Natuna Dipilih Jadi Tempat Isolasi WNI yang Dievakuasi dari China

Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Wuhan, China, akan lebih dulu diisolasi di Natuna, Kepulauan Riau, untuk memastikan mereka sehat.

TRIBUNNEWS.COM/Letkol Inf Abidin Tobba
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan awak media, usai mengikuti rapat terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), bertempat di VIP Room Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Wuhan, China, akan lebih dulu diisolasi di Natuna, Kepulauan Riau, untuk memastikan mereka sehat dan bebas dari virus corona.

Natuna terpilih sebagai tempat isolasi karena jauh dari pemukiman penduduk.

"Kita memiliki tempat isolasi yang jauh dari penduduk dan yang terpilih adalah Natuna," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, di saat melepas tim evakuasi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (1/2/2020).

Selain itu, Natuna juga dipilih karena merupakan pangkalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit yang dikelola tiga matra TNI.

Natuna juga memiliki landasan pacu pesawat yang berdekatan dengan lokasi isolasi.

"Sehingga nanti saudara kita yg datang langsung turun dari pesawat masuk ke penampungan mereka. Mampu menampung sampai 300," kata dia.

Natuna Jadi Tempat Transit Sementara WNI yang Telah Dievakuasi dari China

Menurut Hadi, fasilitas isolasi tersebut sudah dilengkapi fasilitas mandi cuci kakus serta dapur.

Sedangkan jarak dari fasilitas isolasi sampai tempat penduduk 5-6 kilometer.

"Dari hasil penilaian memiliki syarat untuk protokol kesehatan, sehingga Natuna menjadi transit sementara," kata Panglima.

Adapun jumlah WNI yang akan dievakuasi dari Wuhan sebanyak 250 orang.

Pesawat beserta tim evakuasi lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 13.00 WIB siang ini.

(Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WNI dari Wuhan Akan Diisolasi di Natuna"

Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved