Terkini Nasional
Arti 100 Hari Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin di Mata Rocky Gerung: Menghitung Kebohongan Baru
Pengamat Politik Rocky Gerung mengungkap penilaian soal 100 hari krja Presiden Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung mengungkap penilaian soal 100 hari kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin.
Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung mengangap 100 hari kerja Jokowi untuk menghitung segala kebohongan yang dilakukan.
Rocky Gerung lantas menyoroti soal kebebasan berpendapat di era Jokowi.
Melalui channel YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (30/1/2020), mulanya ia menyinggung soal janji Jokowi di awal pemerintahan.
• Meski Puji Dewas KPK Ini Sosok yang Jujur, Rocky Gerung Tetap Beri Kritikan: Dia Itu Terlambat
• Bahas 100 Hari Kerja Jokowi, Rocky Gerung Beri Nilai 9 untuk Hal Ini, Said Didu Langsung Tertawa
Rocky Gerung menilai, tak ada satu pun janji yang ditepati oleh Jokowi.
"Enggak ada satu pun yang terpenuhi," kata Rocky.
"Tidak bermartabat dan tidak terpercaya, tidak menegakkan hukum, kan semua itu isunya."
Lantas, Rocky pun menyinggung soal aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI sekitar September 2019 lalu.
"Itu sebetulnya semua isu yang dituntut oleh mahasiswa soal KPK kemarin kan sampai STM turun," ucap Rocky.
"Sampai sekarang tokohnya masih ditahan, diadili, si Lutfi. (red- telah dibebaskan pada Kamis [30/1/2020])"
Menurutnya, tragedi di depan Gedung DPR RI itu akan selalu teringat di benak para mahasiswa.
Rocky pun menyebut apa yang diprotes oleh mahasiswa adalah hasil kerja para menteri Jokowi.
"Jadi mahasiswa akan ingat ulang soal-soal semacam ini," ujar Rocky.
"Karena bagi mahasiswa itu problem hasil rapat kabinet yang diumumkan oleh segala macam menteri di situ."
Kini, para mahasiswa seolah dikekang untuk menyatakan pendapat.

• Bahas Pilpres 2024, Rocky Gerung Ungkap Upaya Jokowi agar Tak Dilengserkan, Ini Penjelasannya