Terkini Nasional
Ungkap Kegelisahan PDIP, Rocky Gerung Beberkan Potensi Jokowi Buat Partai Baru: Sekarang Bersaing
Pengamat Politik Rocky Gerung mencurigai adanya persaingan antara PDIP dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pengamat Politik Rocky Gerung mencurigai adanya persaingan antara PDIP dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Padahal, PDIP diketahui merupakan partai yang mengusung Jokowi di Pilpres 2019 lalu.
Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung bahkan menyinggung soal kemungkinan Jokowi membentuk partai baru lalu meninggalkan PDIP.
• Bahas Pilpres 2024, Rocky Gerung Ungkap Upaya Jokowi agar Tak Dilengserkan, Ini Penjelasannya
• Rocky Gerung Nilai Tak Pantas Ketua KPK Firli Bahuri Temui Luhut: Bisa Dianggap Disuruh Jokowi
Hal itu terang-terangan disampaikannya melalui channel YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (23/1/2020).
Mengawali pernyataannya, Rocky menyebut PDIP tak punya kader yang cocok untuk diusung di Pilpres 2024.
Hal itu justru berkebalikan dengan partai kecil yang memiliki calon potensial di Pilpres 2024.
"Ada partai besar yang enggak ada kader kan," ucap Rocky.
"Jadi ini soalnya nih, partai-partai kecil masih ada kader."
Ia pun menyinggung nama Anies Baswedan hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Nama Anies masih bunyi, nama Sandi masih bunyi, nama AHY masih bunyi," kata Rocky.
"Beberapa nama baru juga muncul dan ini bukan partai besar kan, jadi sialnya di situ."
Lantas, Rocky menyebut PDIP gelisah karena tak punya calon potensial di Pilpres 2024.
"Treat off-nya enggak terjadi, karena itu partai besar gelisah," ujar Rocky.
"PDIP gelisah jangan-jangan Jokowi ingin partai sendiri lalu mengabaikan investasi PDIP pada Jokowi."'

• Bukan karena FPI, Rocky Gerung Bahas Lagi soal Habib Rizieq: Kan Jadi Orang Terlantar
Hal itu dinilai bertentangan dengan keinginan Jokowi di periode kedua pemerintahan.