Viral Keraton Agung Sejagat
Kekeh Sebut PBB Lahir di Bandung, Petinggi Sunda Empire Malah Bilang Roy Suryo Tak Kenal Sejarah
Perdebatan terjadi antara Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana dengan Kerabat Pakualaman, Roy Suryo.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Perdebatan terjadi antara Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana dengan Kerabat Pakualaman, Roy Suryo.
Dilansir TribunWow.com, perdebatan di antara keduanya terjadi setelah Rangga Sasana menyebut Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) lahir di Bandung, Jawa Barat.
Tak hanya PBB, Rangga Sasana juga menyebut Menara Pentagon hingga North Atlantic Treaty Organization (NATO) juga lahir di Bandung.
Hal itu disampaikannya saat menjadi bintang tamu dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (21/1/2020).
• Hadir di ILC, Sudjiwo Tedjo Ngaku Enggan Tertawakan Kerajaan Baru: Saya Ketawa Lihat Demokrasi
• Bahas Kerajaan Baru, Sudjiwo Tedjo Singgung Ketua ILC, Karni Ilyas: Mana Tahu Beliau Dulu Miskin
Mulanya, Rangga menyatakan rasa keberatan ketika Sunda Empire disamakan dengan kerajaan baru lainnya.
Menurutnya, Sunda Empire bahkan sudah menjadi sistem tata negara panutan dunia.
"Faktor keberadaan Sunda Empire itu jangan disamakan keraton-keraton yang muncul tadi ," kata Rangga.
"Ini sistem tata negara dunia."
Lantas, ia pun menyinggung nama Pimpinan Tertinggi umat Khatolik, Paus Paulus.
"Yang ada di internasional, siapa itu De Heeren Zeventien?," kata Rangga.
"Itu adalah Vatikan, Paus Paulus yang pada hari ini masih menjabat pada tanggal 15 Agustus 2020 berakhir tugasnya."
Terkait hal itu, Rangga mengungkap tugas Sunda Empire di bumi ini.
"Maka kami menyiapkan sebagai dinasti pajajaran untuk kembali menarik tugas daripada tatanan bumi saat itu," ujar Rangga.
Lantas, ia menyebut PBB hingga Pentagon lahir di Bandung.
Menurut Rangga, itu adalah bagian dari sejarah Indonesia yang harusnya diketahui.