Banjir di Jakarta
Masa Jabatan Risma di Surabaya Hampir Habis, Gembong Warsono: Lebih Baik Diboyong ke Jakarta
Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Gembong Warsono mengungkap kemungkinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diboyong ke Jakarta.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
Menurutnya, Risma hanya menceritakan fakta soal banyaknya warga DKI Jakarta yang pindah ke Surabaya.
"Beliau hanya cerita soal ada warga Jakarta yang berpindah ke Surabaya," ujar Gembong.
Gembong pun meyakini pernyataan yang disampaikannya itu adala fakta.
"Valid, kenapa saya kayakan valid? Bu Risma cerita properti di Jawa Timur kenaikan tertinggi se Indonesia."
Disebutnya, banyak peminat properti di Jawa Timur adalah warga Jakarta.
Ia menyatakan, banyak warga Jakarta yang justru tertarik untuk tinggal di Surabaya.
"Datanya di situ, lah kenapa propertinya naik? Karena peminatnya tinggi," ujar Gembong.
"Peminatnya salah satunya dari Jakarta.
Lantas, Gembong mengungkap alasan mengapa banyak warga Jakarta yang tertarik tinggal di Surabaya.
"Ketika Bu Risma ditanya kenapa orang Jakarta banyak? Di Jakarta banyak orang pindah ke Surabaya (karena) anaknya asma," kata Gembong.
"Ternyata setelah tinggal di Surabaya asmanya sembuh."
Terkait pernyataan Risma itu, Gembong membantah jika sang wali kota berusaha menyerang kepemimpinan Anies Baswedan di DKI Jakarta.
"Enggak lah, ngapain nyerang Jakarta? Opo untunge (apa untungnya -red) Bu Risma nyerang Jakarta, kan gitu," ujar Gembong.
• Politikus Gerindra Tolak Anies Baswedan Dibandingkan dengan Wali Kota Tri Risma: Jauh, Jauh, Jauh
Sekali lagi, Gembong menegaskan Risma tak sedang melakukan manuver politik agar bisa maju di Pilkada DKI Jakarta 2022 mendatang.
"Enggak, enggak ada (manuver politik)," kata Gembong.
"Iya, itu di dalam forum kan, sama aja ketika Anda cerita ke teman-temannya kan gitu aja."
Justru, Gembong menyebut warga DKI Jakarta tengah sensi karena belum lama ini terendam banjir.
"Karena sensi betul Jakarta ini, sensitifitasnya sangat tinggi karena Jakarta sedang ada masalah," ujarnya.
"Itu loh persoalannya."
(TribunWow.com/Jayanti Tri Utami)