Breaking News:

Terkini Daerah

Jembatan Putus akibat Banjir Bandang di Bengkulu, 4 Orang Tewas, 6 Orang Hilang, Ini Identitasnya

Jembatan Gantung Cawang putus akibat terjangan banjir bandang di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Facebook/BNPB
Upaya pencarian korban hilang oleh tim gabungan pada peristiwa jembatan putus di Bengkulu, Minggu (19/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Jembatan Gantung Cawang putus akibat terjangan banjir bandang di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Minggu (19/1/2020) pukul 15.00 WIB.

Dilansir TribunWow.com, putusnya jembatan tersebut menimbulkan korban, dengan rincian 4 orang meninggal dunia, 6 dinyatakan hilang, dan 17 selamat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Agus Wibowo, menyampaikan rilis identitas korban dalam peristiwa itu.

VIDEO Detik-detik Bupati Labura Khairuddin Jatuh ke Sungai saat Tinjau Banjir Bandang, Nyaris Hanyut

"Adapun data korban jiwa meninggal dunia adalah Emilia binti Minut warga Desa Manau IX/2, Yeni binti Kamharudin warga Desa Manau IX/2, Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun, Peri Rahman bin Tisri warga Desa Pulau Panggung," kata Agus Wibowo, dikutip dari Kompas.com, Minggu (19/1/2020).

Selain itu, data orang hilang yang masih dalam status pencarian adalah Mika binti Sus warga Desa Bungin Tambun III, Intan Guspani binti Indi warga Desa Bungin Tambun II, Migi bin Jon Armada warga Desa Rigangan, Gok bin Junar warga Desa Tanjung Ganti I, Ipan bin Ujang warga Desa Pulau Panggung, Viki bin Ida warga Desa Pulau Panggung.

Tujuh belas orang yang dinyatakan selamat yaitu:

  • Arif bin Anudi warga Desa Bungin Tambun III
  • Cindi binti Arsono warga Desa Guru Agung
  • Candra bin Naya warga Bungin Tambun
  • Dili binti Sisan warga Desa Bungin Tambun III (dirawat di RSUD)
  • Sofia Fadila binti Piang warga Desa Tanjung Kemuning III
  • Emi Astuti binti Yanato warga Desa Simpang III
  • Sherli Oktafia binti Janawarsya warga Kelurahan Simpang Tiga
  • Agung bin Darmawan warga Desa Pagar Alam
  • Aldi bin Utik warga Desa Pagar Alam.

Update Jumlah Korban Banjir Bandang di Sentani Jayapura: 89 Tewas, 74 Hilang, dan Ribuan Mengungsi

  • Ranti bin Tawan warga Desa Tanjung Iman I
  • Cici binti Julianto warga Desa Bungin Tambun III
  • Melia warga Desa Bungin Tambun II
  • Emizer bin Hinterman warga Desa Pulau Panggung
  • Guntara bin Musirman warga Desa Pulau Panggung
  • Binten bin Litusman warga Desa Pulau Panggung
  • Andi bin Amru warga Desa Pulau Panggung
  • Dendi bin Sanawi warga Desa Pulau Panggung

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, banjir bandang terjadi akibat cuaca buruk dan intensitas hujan tinggi.

Untuk penanggulangan sementara, BPBD mendirikan posko darurat pencarian di lokasi kejadian jembatan putus.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan TNI, Polri, dan Badan SAR Nasional (Basarnas).

Berdasarkan keterangan akun Twitter resmi @bnpb_indonesia, cuaca buruk disertai hujan terus-menerus menyebabkan debit air sungai meninggi.

Jembatan Gantung Cawang kemudian putus dan warga yang sedang berada di jembatan hanyut.

Sejauh ini, kerugian materi yang dapat diukur adalah putusnya satu unit Jembatan Gantung Cawang.

Jumlah kerugian selain itu masih dalam proses pendataan.

Update jumlah korban jembatan putus di Bengkulu, oleh BNPB, Minggu (19/1/2020).
Update jumlah korban jembatan putus di Bengkulu, oleh BNPB, Minggu (19/1/2020). (Capture Twitter @BNPB_Indonesia)

Banjir Bandang Terjang Pertandingan Sepak Bola di Maroko, 7 Orang Tewas

(TribunWow.com/Brigitta Winasis)

Ikuti kami di
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved