Lina Mantan Sule Meninggal Dunia
Anggota DKM yang Ikut Memandikan Jasad Lina Diperiksa: Tidak Ada Sesuatu yang Janggal
Anggota DKM yang mandikan jasad Lina bantah soal kejanggalan di tubuh ibunda Rizky Febian.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Penyelidikan polisi soal pengungkapan sebab kematian ibunda Rizky Febian, Lina Zubaedah telah sampai hingga pemeriksaan para saksi.
Sejumlah orang yang berada di sisi jenazah Lina sebelum dikebumikan ikut diperiksa.
Termasuk ibu-ibu dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muhajirin yang berada di dekat kediaman Lina di Bandung.
• Pakar Mikro Ekspresi Ungkap Sikap Teddy saat Bicarakan Lina: Bukan Indikasi Bohong tapi Ada Cemasnya
Mereka saat itu turut memandikan jenazah ibu lima anak ini.
Saat diperiksa, sejumlah wanita paruh baya ini didampingi oleh seorang pria bernama Winarno Jati.
Dilansir dari kanal YouTube Indosiar, Minggu (12/2/2020), Winarno mengatakan saat itu semua terasa normal.
"Sampai kemudian dimandikan, dikafani, itu semua berjalan dengan lancar," ujar Winarno.
Ia membantah kabar yang sempat beredar di media massa soal kejanggalan pada tubuh Lina.
"Tapi dari tim yang memandikan tidak ditemukan sesuatu yang janggal, tidak," tandasnya.
Soal bantahan tentang kejanggalan juga diungkapkan oleh Sugiarti, tetangga Lina di Bandung.
Dilansir dari TribunJabar, Kamis (9/1/2020), Sugiarti yang merupakan tetangga Lina membenarkan soal adanya lebam pada tubuh ibunda Rizky Febian itu.
Ia mengatakan, dirinya diminta oleh Teddy Pardiyana, suami Lina untuk memandikan jenazah ibu lima anak itu.
Wanita berusia 68 tahun itu juga berujar dirinya sudah sering untuk memandikan warga yang meninggal di lingkungannya.
"Iya, saya sama dari keluarga Pak Teddy dan sama ada satu lagi warga sini. Saat itu ada Rizky Febian juga yang melihat."
"Saya memang selalu diminta warga untuk urusan memandikan jenazah," papar Sugiarti.
• Terkait Surat Wasiat Lina Zubaedah, Teddy Beberkan Jumlah Asetnya hingga Siapa yang akan Menerimanya
Mengenai kejanggalan yang dilaporkan oleh Rizky Febian ke Polrestabes Bandung, Sugiarti sudah mengetahuinya.
Sugiarti pun merasa terkejut dengan pelaporan tersebut.

Tak hanya itu, ia juga tidak menyangka hal tersebut ramai diperbincangkan publik.
"Iya saya lihat di TV. Saya kaget kok bisa sampai seramai ini," kata Sugiarti.
Terkait dengan lebam di tubuh Lina, Sugiarti yang melihat serta menyentuh langsung tubuh mantan istri Sule itu mengatakan hal tersebut benar adanya.
Namun, lebam tersebut merupakan lebam yang wajar terjadi pada jasad.
"Enggak seperti itu, ini birunya rata, kalau dipukul kan birunya enggak rata, ini biru wajar kalau setahu saya," ucap Sugiarti.
"Biru bukan lebam. Makanya saya kaget, pengalaman saya memandikan jenazah, tubuhnya bersih. Itu saja yang saya lihat dan alami," imbuhnya.
Sugiarti lalu mengatakan, hal tersebut juga terjadi pada suaminya yang meninggal karena sakit.
Sehingga ia dapat menyimpulkan hal demikian.
"Suami saya meninggal, saya yang mandikan. Di wajah memang ada warna kebiruan karena saat itu suami saya punya jantung koroner," beber wanita berkerudung ini.
"Jadi birunya bukan biru lebam kayak gimana."
Tak hanya soal lebam, Sugiarti juga menemukan hal yang lain pada jasad Lina saat memandikan.
"Saat membalikan badan, di punggungnya ada bekas Bekam (pengobatan tradisional). Saya lihat mungkin habis dibekam. Itu saja paling," tandasnya.
Lihat video selengkapnya mulai menit ke 0.57:
• Ternyata Ini Alasan Bayi Teddy Tak Dapat Warisan,Kuasa Hukum Lina Singgung Masa Lalu Pernikahan Sule
Sule Minta untuk Tak Dibesar-besarkan
Mengetahui situasi yang mulai tak kondusif dan memanas, Sule pun turut angkat bicara.
Ayah penyanyi Rizky Febian itu berujar, dalam kondisi saat ini, bukanlah waktu yang tepat untuk menyalahkan satu sama lain.
"Silakan mau komentar apapun, cuma ya menurut saya saat ini bukanlah waktu untuk saling menyalahkan."
"Untuk hal yang kemarin itu (pelaporan ke polisi), hanya keingintahuan saja dari keluarga," beber Sule seusai mengikuti tahlilan tujuh hari wafatnya Lina di Kota Bandung.
Sule lalu menduga pesoalan tentang pemindahan makam juga ikut menjadi penyebab tentang kegaduhan yang jadi sorotan publik ini.
"Nah itu mungkin berhubungan dengan pemindahan makam, katanya. Saya mah bukan siapa-siapa," kata Sule.
Saat ditanya soal perasaan keluarga besar mengenai pemindahan makam, Sule memperkirakan mereka merasa tenang.
"Ya kalau saya lihat mungkin, karena ini dipindahkannya di tengah-tengah lah, supaya polemik ini tidak melebarlah," jelas Sule.
Ayah empat orang anak ini tak ingin polemik soal kematian Lina ini tak meluas.
Untuk itu, ia meminta publik agar tak berasumsi macam-macam.
"Saya pikir, saya juga minta bantuannya lah, jangan terlalu berlebihan (menanggapi) lah," ucap Sule.

Hal terpenting untuk saat ini menurut Sule adalah mendoakan mendiang agar tenang.
"Sekarang mah kita doakan ajalah, mungkin almarhumah udah tenang di sana," tandas Sule.
Ia juga menilai, apa yang dilakukan oleh putra sulungnya itu sudah tepat.
Hal ini dikarenakan agar tak muncul asumsi macam-macam soal penyebab kematian Lina.
Sule juga meminta warga net untuk tak menyalahkan atau mencurigai siapapun.
"Ya mungkin Iky (Rizky Febian) melihatnya biar tidak terlalu melebar lah polemik ini," kata Sule yang terlihat mengenakan kaos jumputan berwarna-warni.
"Jadi buat semuanya, netizen jangan terlalu menyalahkan sebelah pihak, jangan terlalu banyak suudzon dulu."
"Jadi pasrahkan aja semuanya ke pihak yang berwajib, itu aja, jangan menghakimi semaunya," tandas Sule.
(TribunWow.com/Fransisca Mawaski)