WNI Perkosa Puluhan Pria di Inggris
Wartawan BBC Indonesia Ungkap Perasaannya setelah Ikuti Sidang Reynhard Sinaga: Saya Marah Sekali
Wartawan BBC News Indonesia, Endang Nurdin mengungkapkan bagaimana perasaannya setelah meliput jalannya pengadilan Reynhard Sinaga.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
Sedangkan, Endang menjelaskan bahwa dibutuhkan ratusan jam untuk melihat video-video perkosaan Reynhard.
"Ada beratus-ratus jam tindak perkosaan itu, ada dari close up, ada dari jarak jauh."
"Jadi setiap tindakan perkosaan yang terdiri 190 korban lebih itu direkam oleh Reynhard sendiri," jelas Endang.
• Korban Pemerkosaan Reynhard Sinaga Sebut Ingin Bunuh Diri, Batalkan Aksi karena sang Ibu
Lihat videonya mulai menit ke-7:30:
Korban Buka Suara soal Aksi Keji Reynhard Sinaga
Satu di antara ratusan pria korban pemerkosaan Reynhard Sinaga mengungkap fakta memilukan.
Dilansir TribunWow.com dari Manchester Evening News, korban tersebut mengaku sempat depresi berat saat mengetahui dirinya telah diperkosa oleh rekan sesama jenis, Reynhard Sinaga.
Saat tindakan pemerkosaan dilakukan Reynhard Sinaga, ia dalam kondisi tak sadar.
Bahkan, ia mengetahui baru dirinya telah diperkosa, setelah pihak kepolisian mendatanginya untuk meminta keterangan.
• Perkosa Ratusan Pria di Inggris, Reynhard Sinaga juga Ambil Barang Korbannya untuk Kenang-kenangan
• Pernah Jadi Tempat Kuliah Reynhard Sinaga, Ini Tanggapan UI soal Kasus Perkosaan Terbesar di Inggris
Terpukul atas kejadian itu, korban bahkan sempat berusaha mengakhiri hidup.
Tepatnya pada Hari Natal 2018, ia mencapai titik terendah ketika seseorang berkomentar tentang serangan itu.
"Saya tidak tahu mereka tahu," katanya.
Malam itu ia mencoba bunuh diri, namun justru berakhir di rumah sakit.
“Aku ingat ibuku menangis sepanjang malam."
"Aku tidak pernah berada di tempat seburuk ini seumur hidupku."
"Ini adalah dua tahun terburuk dalam hidupku."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/endang-nurdin-mengungkapkan-bagaimana-engadilan-reynhard-sinaga.jpg)