Terkini Nasional
Hadiri Rakernas PDIP, Begini Momen Prabowo Subianto saat Disapa Megawati: Rupanya Masih Mau Hadir
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menyapaikan pidatonya dalam Rakernas dan HUT PDIP, Jumat (10/1/2020).
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Total ada tiga poin pencapaian Indonesia dalam bidang ekonomi yang disampaikan oleh Jokowi.
• Sapaan Khusus Jokowi dan Megawati untuk Prabowo, Beda dengan Ketum Lainnya hingga Terima Kasih
Ketiga poin tersebut adalah pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, dan ketimpangan Rasio Gini.
Jokowi menjelaskan Indonesia perlu bersyukur karena dapat stabil di tengah situasi ekonomi global yang kini sedang lesu.
"Perlu kami sampaikan bahwa Alhamdulillah ekonomi negara kita Indonesia tetap stabil di tengah perekonomian dunia yang terus turun dan bergejolak," jelasnya.
"Pertumbuhan kita di tahun 2019 kemarin, Alhamdulillah masih tumbuh di atas 5 persen lebih sedikit, dan dalam lima tahun yang lalu juga tumbuh kurang lebih di atas lima persen."
"Kemiskinan juga turun dari 11 persen, menjadi sekarang ini 9,41 persen," tambahnya.
"Ketimpangan gini ratio yang sebelumnya 0,41 persen, sekarang sudah muncul di angka 0,38 persen," kata Jokowi.
Rasio Gini merupakan sebuah indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat.
Angka tersebut berkisar mulai dari 0 hingga 1, apabila semakin mendekati angka 1, maka pemerataan pendapatan masyarakat semakin buruk.
Cara Jokowi Kurangi Impor
Kemudian Jokowi mengatakan apa masalah terbesar yang dihadapi oleh perekonomian Indonesia, yakni soal impor.
"Masalah terbesar yang kita alami bertahun-tahun dan tidak pernah terselesaikan adalah masalah defisit transaksi berjalan," kata Jokowi.
"Problem-nya (masalah) adalah impor kita yang masih besar dan ekspor kita yang harus terus kita tingkatkan," tambahnya.
• Reaksi Prabowo setelah Disebut Lembek soal Natuna: Enggak Apa-apa
Jokowi mengatakan Indonesia saat ini masih terlalu bergantung kepada negara lain untuk memperoleh barang-barang jadi maupun setengah jadi.
"Artinya impornya masih lebih besar dari pada ekspornya. Oleh sebab itu, saya ingin menyampaikan tentang transformasi ekonomi," terangnya.