Breaking News:

Konflik RI dan China di Natuna

Dilirik China, Natuna Ternyata Simpan Cadangan Gas Raksasa yang Bisa Buat Singapura Gelap Gulita

Singapura sangat bergantung pada Natuna, dan bahkan bisa gelap gulita jika pasokan gas dari Natuna dihentikan.

Editor: Mohamad Yoenus
madeandi.staff.ugm.ac.id
Peta wilayah Natuna. Natuna memanas lantaran diklaim menjadi wilayah China. Ternyata Natuna mengandung cadangan gas raksasa yang selama ini memasok gas untuk Singapura, sehingga Singapura bisa gelap gulita jika pasokan itu dihentikan. 

TRIBUNWOW.COM - Nama Natuna dalam beberapa hari terakhir tengah santer dibicarakan.

Ini setelah China mengeluarkan klaim memiliki hak di Perairan Natuna yang masuk sebagai Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Selain potensi perikanan, Natuna juga menyimpan cadangan gas raksasa di bawah lautnya.

 

TNI Kerahkan Jet Tempur F-16 di Natuna, Sebut China Lakukan Provokasi untuk Memancing Indonesia

Bahkan cadangan gasnya, disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

Gas alam di Natuna sendiri sebenarnya sudah lama dieksploitasi.

Lapangan gas dengan produksi yang terbesar saat ini yakni Blok Corridor di West Natuna yang dikelola ConocoPhillip.

Gas yang disedot dari lapangan ini hampir seluruhnya disalurkan ke Singapura.

Komposisi saham di blok ini yaitu Conocophillips 54 persen, Pertamina 10 persen, dan Repsol 36 persen.

Diberitakan Kompas.com, Indonesia bakal menyetop pasokan gas ke Singapura pada tahun 2023 mendatang.

Selama ini, Singapura mendapat pasokan gas melalui Lapangan Suban Blok Corridor.

Penyetopan transmisi gas ini dilakukan untuk meningkatkan stok gas bumi di Indonesia yang diprediksi akan habis sekitar 40 tahun mendatang.

"Jadi gas kita kan banyak di Sumatera, suplai ke Singapura akan habis di 2023. Kita akan tarik ke dalam negeri," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Selama ini, dalam kontrak jangka panjang, gas Natuna disalurkan ke Singapura lewat pipa sepanjang 656 kilometer ke Sakra, Singapura.

Produksi harian dari lapangan ini tercatat sebesar 325 juta kaki kubik atau MMBTU.

Inilah yang membuat Singapura, khususnya untuk kebutuhan pembangkit listrik, begitu bergantung pada pasokan gas dari Natuna.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Tags:
ChinaNatunaIndonesia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved