Breaking News:

Banjir di Jakarta

Kisah Umay, Warga Bantargebang yang Terjebak Banjir, Bertahan di Pohon Ceri Berjam-jam dengan Istri

Begini kisah Umay Saman, korban banjir di Bantargebang. Dirinya sempat mengevakuasi diri ke sebuah pohon ceri demi bertahan hidup.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Umay ketika dijumpai di kediaman adiknya di daerah Bojong Kulur, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Bantargebang merupakan satu dari sekian banyak wilayah di Kota Bekasi yang terkena dampak banjir besar yang terjadi sejak tiga hari lalu.

Kawasan di Bantargebang yang terdampak banjir notabene adalah daerah yang dekat dengan aliran Sungai Cileungsi.
Luapan air kali membuat pemukiman di sekitarnya terendam.

Seperti yang dialami Umay Saman (59), warga yang tinggal di Jalan Pangkalan I, RT02, RW26, Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.

Nadiem Makarim Pastikan Guru yang Terdampak Banjir Dapat Tunjangan Khusus Tiga Bulan

Rumahnya yang berada tidak jauh dari bantaran kali terendam hampir sekitar dua meter lebih.

Ia bahkan sempat mengevakuasi diri ke sebuah pohon ceri samping rumah demi bertahan hidup.

"Saya sama istri saya waktu kejadian, jadi rumah saya itu kan toko kusen sama warung makan, di situ saya tinggal berdua aja," kata Umay kepada TribunJakarta.com, Jumat, (3/1/2020).

Musibah ini muncul ketika hujan deras terjadi sejak malam tahun baru hingga dini hari.

Kala itu, air Sungai Cileungsi dekat kediaman rumahnya nampak naik.

Umay bukan tidak tahu kalau banjir akan segera melanda, dia kemudian bergegas menyelamatkan barang-barang berharta miliknya agar tidak terendam banjir.

"Barang-barang saya naikin, kusen di tempat saya kerja saya iket-iketin biar enggak ke bawa banjir," ujarnya.

Namuan, derasnya luapan air sungai rupanya tidak bisa diprediksi. Air dengan cepat masuk memenuhi seisi ruangan tempat tinggalnya.

Umay dan sang istri bernama Rani (43), langsung berusaha mengevakuasi diri dengan naik ke atas meja bersama-barang berharga miliknya.

"Cuma saya enggak nyangka, air naik cepet banget, saya pertama naik di kursi, saya bilang istri udah di sini aja dulu, cuma lama-lama makin naik air, terus saya suruh dia naik ke meja buat biasa orang makan," jelas dia.

Banjir di Jakarta, Anies Baswedan: Anak-anak pada Senang Main Tuh, Berenang

Dalam hitungan jam, air terus mengalami peningkatan yang sangat drastis, dia dan sang istri terjebak di dalam rumah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved