Cerita Selebriti
Soroti Bencana Banjir, Tamara Bleszynski: Jika Listrik Harus Juga Mati, Berarti Harus Ada Kompensasi
Selebriti Tamara Bleszynski ikut menyoroti peristiwa bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNWOW.COM - Selebriti Tamara Bleszynski ikut menyoroti peristiwa bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air.
Kali ini, Tamara Bleszynski melontarkan kritikannya soal dampak dari bencana banjir, yakni listrik yang diharuskan mati hingga membuat warga merugi.
Untuk itu lah, Tamara Bleszynski menyinggung soal adanya kompensasi untuk warga yang terkena dampak dari pemberhentian arus listrik akibat terjadinya banjir.
• Ngaku Sedih, Nikita Mirzani Ungkap Kondisi Memprihatinkan Korban Banjir di Jakarta: 2020 Kok Gini
Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu disampaikan oleh Tamara melalui akun Instagramnya @tamarableszynskiofficial, Kamis (2/1/2020).
Tamara terlihat membagikan potretnya saat bersama dengan seorang wanita di sebuah pasar.
Dirinya tersenyum lebar sembari memeluk wanita berbaju hitam yang tepat berdiri di sampingnya.
Sementara di sisi lain, tampak sejumlah bahan kebutuhan pokok terpampang seperti aneka sayuran.
Melalui caption, dirinya kemudian menyinggung soal nasib warga yang terkena dampak dari bencana banjir.
Tak hanya itu, Tamara juga memberikan kritikan soal arus listrik yang diharuskan berhenti lantaran adanya bencana banjir.
Menurutnya hal itu merugikan dan harus ada kompensasinya.
"Kalau rumah rakyat, sampai pasar juga banjir, bagaimana dgn nasib kita?
Aku tdk sdg berbicara ttg mobil mewah yg tenggelam dan pesawat yg tdk bisa landing.
Aku sedang berbicara ttg sandang, pangan dan papan utk semua, bukan kah ada UU nya?
Apalagi kalau listrik sampai harus juga mati, berarti harus ada Kompensasi atas...," tulis Tamara.
• Tak Tanggung-tanggung, Nikita Mirzani Beri Bantuan Rp 20 Juta ke Korban Banjir: Rezeki Kalian Juga

Tak hanya itu, melalui postingan lainnya, Tamara juga menyoroti soal sikap keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi bencana banjir.
Menurutnya, kali ini warga tengah menanti jawaban yang pasti soal penanggulangan banjir.
"Menanti jawaban..yg kongkrit, solusi kedepan bukan alasan siapa yg salah.
Kita hanya punya dua musim. Begitu banyak org2 yg katanya pintar..mengapa sampai satu dekade...tetap saja tdk bisa mengerti kalau kita hanya punya 2 musim?," kritik Tamara.
• Sambangi Daerah Banjir, Nikita Mirzani Sampaikan Keluhan Warga ke Anies Baswedan: Jangan Dipersulit

• Rumahnya Terkena Banjir, Roy Marten Ungkap Kepanikan Gading Marten yang Sedang Berlibur di London
Tanggapan Anies Baswedan Soal Banjir
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat disinggung penyebab bencana banjir yang kembali terjadi di ibukota.
Namun, Anies Baswedan rupanya masih enggan menjawab penyebab banjir.
Dilansir oleh TribunWow.com melalui channel YouTube Kompas TV pada Rabu (1/1/2020), Anies Baswedan mengatakan pihaknya belum bisa mengungkap penyebab banjir lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini tengah fokus dengan evakuasi korban.
"Pak Anies, apakah sudah berhasil mengidentifikasi sebenarnya masalah atau penyebab utamanya itu di mana pak?," tanya wartawan.
"Begini, pada fase ini semua fokus pada evakuasi penyelamatan warga," ungkap Anies.
Meski demikian, Anies sempat menyinggung masalah curah hujan.
Ia mengatakan tidak bisa mengendalikan curah hujan, namun pihaknya akan mengatasi permasalahan akibat besarnya curah hujan.
"Curah hujan tidak dalam kendali kita, tetapi penanggulangan atas curah hujan dalam kendali kita. Sekarang kita fokus di situ," jelas Anies.
Pada kesempatan itu, Anies mengatakan bahwa kali ini banjir juga mengenangi tempat-tempat yang belum pernah banjir sebelumnya.
"Karena banyak tempat-tempat yang tidak pernah mengalami banjir juga sekarang mengalami," kata Anies.
Gubernur berusia 50 tahun ini mengatakan masih ingin fokus menyelamatkan warga lantaran banyak masyarakat belum terevakuasi.
• Soal Banjir di Jakarta, Jokowi Tegaskan Tiga Hal, Singgung soal Pembangunan Waduk

"Nah nanti kita akan lihat, kita akan duduk, lihat sesudah selesai tetapi pada fase ini pastikan semua warga selamat."
"Karena di beberapa lokasi sebagian belum selesai evakuasi," jelasnya.
Kemudian, Anies mengungkap satu di antara daerah di Jakarta yang belum terevakuasi.
"Tadi di Cipinang Melayu misalnya, ada 10 perahu karet kita mengangkut warga yang masih ada di dalam."
"Lebih dari 100 orang masih berada di dalam perkampungan, jadi kita sekarang fokus pada itu," bebernya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berjanji akan mencari penyebab banjir setelah selesai menyelamatkan warga.
"Sesudah itu kemudian kita tengok apa yang menjadi sumber masalah."
"Dan kita harus perhatikan di sini, bahwa ini kondisi cukup ekstrem, jadi respon kita sekarang adalah respon cepat memastikan warga selamat," tuturnya.
Lihat videonya mulai menit ke-3:05:
(TribunWow.com/Atri Wahyu Mukti/Mariah Gipty)