Kasus Novel Baswedan
Soal Penyerangan Novel Baswedan, Reza Indragiri Sebut Hal Ini Dapat Sebabkan Gesekan KPK dan Polri
Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengungkap empat hal yang perlu dilakukan untuk mengetahui motif tersangka RB dan RM menyerang Novel Baswedan.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Kalau itu bisa kita sisir, kita masuk ke jenjang berikutnya, yaitu level organisasi," kata Reza.
"Ini suasana batiniah 2 orang atau representasi suasana batiniah secara umum kolega dalam satu korps?"
"Dan apakah sasarannya hanya satu orang? Atau ini hanya satu representasi dari seluruh penyidik di korps lain?"
Menurut Reza, setelah itu diketahui, jenjang selanjutnya berada di masyarakat.
"Kalau itu berhasil kita jawab, kita masuk ke level keempat, yaitu jenjang kemasyarakatan," kata Reza.
"Menurut saya, faktor situasi dan masyarakat bisa kita sisir."
"Tinggal dua jenjang yang tersisa yaitu faktor individu dan organisasi."
Reza menyebut, penyerangan Novel Baswedan itu secara kasat mata dilakukan karena dendam pribadi.
"Kasat mata, harfiah yang bisa kita tafsirkan adalah ini faktor individu, pribadi," ujar Reza.
Namun, institusi besar di belakang Novel Baswedan dan kedua tersangka tak boleh dikesampingkan.
"Tapi karena kita tidak bisa menutup mata, RM dan RB adalah bagian dari sebuah korps, Novel Baswedan juga bagian dari sebuah korps."
"Maka level atau faktor organisasi sama sekali tidak mungkin kita kesampingkan."
"Kalau kita kesampingkan, masalah mereka bertiga akan selesai, tapi gesekan yang mungkin terjadi antar organisasi akan berkepanjangan."
Simak video berikut ini menit 20.07:
Hubungan Polisi dan KPK