Terkini Internasional
Video Detik-detik Evakuasi Pesawat Bek Air Berpenumpang 100 Orang yang Jatuh dan Tabrak Gedung
Pesawat tersebut diketahui terbang membawa 100 penumpang menuju ibu kota Nur-Sultan, sebelum menabrak pagar beton dan gedung 2 lantai.
Penulis: Laila N
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pesawat Bek Air dilaporkan jatuh di dekat Kota Almaty, Kazakhstan.
Dilansir TribunWow.com dari Al Jazeera, Jumat (27/12/2019), Pesawat Bek Air jatuh tak lama setelah lepas landas.
Pesawat tersebut diketahui terbang membawa 100 penumpang menuju ibu kota Nur-Sultan.
• Burung Kacer Rp 150 Juta Hilang di Pesawat Garuda, Begini Kronologi dan Tanggapan Pihak Maskapai
Pesawat Fokker 100 itu disebut jatuh dan menerobos pagar beton, sebelum menabrak gedung dua lantai.
Data sementara, 15 orang dilaporkan tewas atas insiden tersebut.
Komite Penerbangan Sipil Kazakhstan menyebut, 22 orang terluka parah dan dibawa ke rumah sakit.
Kesaksian Korban
Seorang korban mengatakan pada situs berita Tengrinews, bahwa dia sempat mendengar 'suara menakutkan', sebelum pesawat kehilangan ketinggian.
"Pesawat itu terbang dengan miring. Semuanya seperti di film, berteriak, berteriak, orang-orang menangis," ujarnya.
Dari video yang beredar, tampak beberapa personel penyelamat menggali reruntuhan Pesawat Bek Air.
Pejabat bandara setempat mengatakan, komisi khusus sedang menyelidiki insiden tersebut.
Sementara itu, lokasi kecelakaan di Desa Almerek, tepat di ujung landasan pacu, telah ditutup.
Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di media sosial, Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev menyatakan belasungkawa kepada teman-teman dan keluarga mereka yang tewas dalam kecelakaan itu.
• Sosok Baba Vanga, Peramal Dunia yang Pernah Prediksi soal Tsunami 2019 di Indonesia
• Tanggapi Viral Wabup Nduga Wentius Nemiangge Mundur, Tito Karnavian: Bisa Jamin Tak Ada Pembantaian?
"Semua yang terluka akan diberikan bantuan," kata kantor berita Kaz Inform mengutip presiden yang mengatakan dalam bahasa Kazakh.
"Semua yang bertanggung jawab akan menanggung hukuman berat sesuai dengan hukum."